Site icon MediaPers

HUT ke-55 HIKMAHBUDHI, Dwi Purnomo: Kader Buddhis Harus Menjadi Pelita Bangsa

Jakarta, 16 Mei 2026Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI) genap berusia 55 tahun pada 16 Mei 2026. Momentum tersebut menjadi refleksi perjalanan panjang organisasi dalam membangun karakter, persaudaraan, dan pengabdian mahasiswa Buddhis Indonesia selama lebih dari setengah abad.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat HIKMAHBUDHI, Dwi Purnomo, mengatakan usia ke-55 tahun menjadi pengingat bahwa organisasi mahasiswa Buddhis harus terus mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai luhur ajaran Buddha.

“Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, mahasiswa Buddhis dituntut tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan spiritual. HIKMAHBUDHI harus tetap menjadi rumah kebersamaan yang merawat persaudaraan di tengah perbedaan,” ujar Dwi Purnomo.

Menurutnya, HIKMAHBUDHI selama ini telah menjadi ruang belajar bersama bagi mahasiswa Buddhis dari berbagai latar belakang, tradisi, dan cara pandang. Organisasi juga diharapkan terus melahirkan sumber daya manusia Buddhis yang berintegritas, beradab, serta menjunjung tinggi nilai mettā (cinta kasih), karuṇā (welas asih), muditā (turut berbahagia), dan upekkhā (keseimbangan batin).

Ia menegaskan bahwa perbedaan pemikiran dalam organisasi seharusnya menjadi kekuatan untuk saling melengkapi, bukan alasan untuk terpecah belah.

“Organisasi yang sehat bukan organisasi tanpa perbedaan, tetapi organisasi yang mampu menjaga persaudaraan di tengah keberagaman. Semangat kolaborasi antara kader, senior, dan alumni harus terus dirawat demi kemajuan organisasi,” katanya.

Dwi juga menyoroti tantangan organisasi mahasiswa di era digital yang semakin kompleks. Menurutnya, HIKMAHBUDHI perlu terus bertransformasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

“Menaikkan level organisasi berarti berani bertransformasi tanpa meninggalkan nilai dasar ajaran Buddha. Kader Buddhis harus hadir sebagai insan yang adaptif, kritis, memiliki ketahanan moral, dan mampu menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Pada peringatan hari lahir ke-55 tahun ini, HIKMAHBUDHI mengusung tema “Atta Dipa Bhava, Menjadi Pelita Bangsa.” Tema tersebut menjadi pengingat agar setiap kader mampu menjadi cahaya bagi dirinya sendiri sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan lingkungan sekitar.

“Semoga perjalanan panjang HIKMAHBUDHI terus melahirkan mahasiswa Buddhis yang bijaksana dalam berpikir, santun dalam bertindak, dan kuat menjaga persaudaraan. Karena kekuatan organisasi sejatinya terletak pada kemampuan menjaga nilai-nilai kebaikan dalam setiap langkah pengabdian,” tutupnya.(rfn)

Exit mobile version