Site icon MediaPers

Lapas Kelas I Medan Perkuat Sinergi P4GN melalui Kunjungan Kerja ke BNNP Sumatera Utara

Medan, Mediapers.com,— Dalam upaya memperkuat komitmen pemberantasan narkotika di lingkungan pemasyarakatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara pada Senin (04/5). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan sinergitas pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sekaligus mendukung implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan penegakan hukum, pemberantasan narkotika, dan pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Kunjungan kerja yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut diterima langsung oleh Kepala BNNP Sumatera Utara, Brigjen Pol. Tatar Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., bersama jajaran. Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, hadir didampingi pejabat struktural, antara lain Kepala KPLP, Kepala Bidang Pembinaan, Kepala Bidang Kamtib, Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Kasi Pelatatib, serta Kasi Keamanan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi membahas berbagai langkah strategis guna memperkuat deteksi dini bagi petugas serta pencegahan masuknya narkoba ke dalam lapas. Salah satu fokus utama adalah optimalisasi skrining narkoba dan identifikasi berbagai modus penyelundupan yang berpotensi terjadi di lingkungan pemasyarakatan.

Selain itu, dibahas pula rencana pelaksanaan razia bersama, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendeteksi jenis-jenis narkotika baru, serta penguatan kompetensi petugas sebagai asesor dalam program rehabilitasi narkotika. Langkah ini menjadi bagian dari sinergi operasional antara Lapas Kelas I Medan dan BNNP Sumatera Utara.

Upaya penguatan pengawasan juga akan dilakukan melalui profiling warga binaan kasus narkotika, pelaksanaan tes urine rutin maupun insidentil terhadap warga binaan dan petugas, serta optimalisasi program rehabilitasi dan asesmen. Sebagai bagian dari strategi pembinaan, Lapas Kelas I Medan turut mendorong pembentukan duta anti narkoba dari kalangan warga binaan guna menanamkan kesadaran kolektif terhadap bahaya narkotika.

Pertemuan tersebut juga membahas pemetaan dan pendataan jaringan narkotika di dalam lapas melalui pertukaran data terbatas, termasuk identifikasi aktor utama serta dukungan informasi kepada BNNP dalam rangka analisis dan penguatan langkah penindakan.

Tidak hanya pada aspek pengamanan, kerja sama juga diarahkan pada pelaksanaan program rehabilitasi bagi warga binaan penyalahguna narkotika.

BNNP Sumatera Utara menyatakan dukungannya melalui penyediaan tenaga konselor serta kemungkinan pelibatan relawan sebagai bentuk pendampingan teknis.

Kepala Lapas Kelas I Medan menegaskan bahwa kunjungan kerja ini merupakan bagian dari penguatan implementasi program Lapas BERSINAR (Bersih dari Narkoba) serta wujud nyata komitmen pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan lapas yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba.

Melalui kegiatan ini, terbangun komitmen bersama antara Lapas Kelas I Medan dan BNNP Sumatera Utara dalam mendukung pelaksanaan P4GN secara masif dan berkelanjutan. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan, pembinaan, serta rehabilitasi bagi warga binaan.

Ke depan, kedua instansi akan menindaklanjuti hasil koordinasi melalui implementasi kegiatan bersama seperti razia terpadu, skrining narkoba, tes urine berkala, hingga penguatan program rehabilitasi.

Lapas Kelas I Medan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas instansi sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba serta mendukung terciptanya sistem pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.(Ferry)

Exit mobile version