BEM Fakultas Teknik UMJ Gelar Aksi Unjuk Rasa, Sampaikan Delapan Tuntutan kepada Pimpinan Fakultas

Berita19 views

MediaPers.com : JAKARTA PUSAT – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta (BEM FT UMJ) menggelar aksi unjuk rasa di depan Fakultas Teknik UMJ, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).

Aksi yang diikuti sekitar 80 mahasiswa tersebut menyuarakan delapan tuntutan terkait kebijakan internal kampus, transparansi pengelolaan dana kemahasiswaan, hingga peningkatan fasilitas pendidikan.
Aksi yang dipimpin oleh mahasiswa bernama Idung itu dimulai sekitar pukul 14.15 WIB.

Para peserta membentangkan spanduk berisi pernyataan protes serta menyampaikan orasi menggunakan pengeras suara.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan keberatan terhadap sejumlah kebijakan dan kondisi di lingkungan Fakultas Teknik UMJ yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pihak pimpinan fakultas.

Delapan Tuntutan Mahasiswa
Terdapat delapan tuntutan utama yang disampaikan BEM FT UMJ dalam aksi tersebut.

Pertama, mahasiswa menolak kebijakan relokasi sekretariat lembaga mahasiswa yang dinilai dilakukan secara sepihak tanpa melalui musyawarah bersama.

Kedua, mahasiswa menyoroti keterlambatan pencairan dana kemahasiswaan.

Ketiga, mereka meminta Wakil Dekan I melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap mahasiswa penerima beasiswa maupun mahasiswa nonpenerima beasiswa.
Keempat, mahasiswa mendesak agar mekanisme musyawarah dikembalikan sebagai bagian penting dalam pengambilan kebijakan yang menyangkut lembaga mahasiswa.

Kelima, mereka menuntut transparansi terkait hilangnya DKM BEM FT UMJ periode 2024–2025.

Keenam, mahasiswa meminta keterbukaan mengenai rincian Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa reguler maupun mahasiswa karyawan.

Ketujuh, mahasiswa mendesak pelaksanaan pengasapan atau fogging di lingkungan Fakultas Teknik UMJ untuk mengantisipasi gangguan nyamuk.

Kedelapan, mereka menuntut perbaikan dan peningkatan fasilitas laboratorium di seluruh jurusan agar kegiatan akademik dapat berlangsung secara optimal.

Mahasiswa Soroti Kebijakan Relokasi Sekretariat
Dalam orasinya, mahasiswa menegaskan bahwa seluruh jurusan di Fakultas Teknik UMJ perlu mendapatkan perhatian yang seimbang, khususnya dalam hal peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

Mereka menilai mahasiswa memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi terkait fasilitas kampus yang digunakan untuk menunjang kegiatan akademik.
Mahasiswa juga mengajak seluruh peserta aksi untuk menjaga kekompakan dan menyatukan suara dalam memperjuangkan tuntutan yang disampaikan kepada pimpinan fakultas.

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan utama adalah relokasi sekretariat lembaga mahasiswa. Menurut aspirasi yang disampaikan dalam orasi, sekretariat merupakan ruang bersama bagi mahasiswa untuk berdiskusi, bermusyawarah, dan menyusun berbagai agenda organisasi.

Karena itu, mahasiswa mempertanyakan kebijakan pemindahan sekretariat yang mereka nilai tidak didahului musyawarah dan kesepakatan bersama.

Selain persoalan sekretariat, mahasiswa menyoroti transparansi pemberian beasiswa serta pentingnya keterbukaan informasi mengenai pengelolaan dana kemahasiswaan dan rincian UKT.
Mereka berharap pihak pimpinan fakultas memberikan perhatian terhadap seluruh tuntutan tersebut demi terciptanya lingkungan kampus yang nyaman, transparan, dan mendukung kegiatan akademik maupun organisasi mahasiswa.

Aksi Berlangsung Aman dan Lancar
Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa menggunakan pengeras suara dan membentangkan sejumlah spanduk bertuliskan “Pimpinan Fakultas Kabur” dan “Fakultas Ini Disegel” sebagai bentuk penyampaian protes.

Aksi unjuk rasa berakhir pada pukul 17.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan berjalan aman dan lancar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi terkait sejumlah persoalan internal kampus. BEM FT UMJ juga berencana melanjutkan aksi pada Rabu, 28 Oktober 2026, sebagai tindak lanjut atas tuntutan yang telah disampaikan.

Mahasiswa berharap pihak pimpinan Fakultas Teknik UMJ dapat memberikan tanggapan dan mengambil langkah konkret terhadap berbagai persoalan yang menjadi perhatian mereka.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pimpinan Fakultas Teknik UMJ mengenai tuntutan yang disampaikan mahasiswa. Oleh karena itu, tanggapan pihak fakultas masih diperlukan untuk memberikan informasi yang berimbang kepada publik.

Red **