HMI Cabang Ciputat Gelar Aksi di Kementerian LHK, Desak Menhut Raja Juli Antoni Dicopot dan Karhutla Jadi Bencana Nasional

Berita13 views

MediaPers.com : JAKARTA PUSAT, — Sekitar 40 orang dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2026), sekitar pukul 15.15 WIB.

Aksi tersebut dipimpin oleh penanggung jawab Henry Hermawan alias Ozil.

Massa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan, serta pertanggungjawaban pemerintah dalam upaya perlindungan dan pemulihan ekosistem hutan.

Dalam aksi tersebut, HMI Cabang Ciputat mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Mereka menilai pemerintah perlu mengambil langkah tegas dalam menangani persoalan kebakaran hutan dan lahan serta memperkuat upaya perlindungan kawasan hutan di Indonesia.

Selain mendesak pencopotan Menteri Kehutanan, massa juga menyampaikan lima tuntutan lainnya.

Pertama, menindak tegas pelaku pembakaran hutan.

Kedua, memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di sektor kehutanan.

Ketiga, memulihkan hutan dan ekosistem yang terdampak kebakaran.

Keempat, menuntut pertanggungjawaban politik Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni atas persoalan yang menjadi perhatian massa.

Kelima, mendesak pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan sebagai bencana nasional.
Untuk menyampaikan aspirasi, para peserta membawa bendera HMI Cabang Ciputat, sejumlah spanduk, serta pengeras suara portabel atau toa berukuran kecil.

Massa mengenakan pakaian atau kaus hitam dengan pita hijau yang melingkar di bagian lengan sebagai ciri aksi.

Sejumlah spanduk yang dibawa peserta memuat tulisan bernada kritik, di antaranya “Copot Lengserkan Rajul Wowo”, “Tindak Tegas Pelaku Bakar Hutan”, “Karhutla Bencana Nasional”, “#Susah Napas”, dan “Yakuza”.

Melalui aksi tersebut, HMI Cabang Ciputat menyuarakan tuntutan agar pemerintah meningkatkan keseriusan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan, menindak pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan, serta memastikan pemulihan lingkungan berjalan secara berkelanjutan.

Aksi unjuk rasa berlangsung di depan Kantor Kementerian LHK. Berdasarkan laporan situasi di lapangan, kegiatan tersebut berlangsung dalam keadaan kondusif.
Hingga laporan ini disusun, belum terdapat keterangan mengenai tanggapan resmi pihak Kementerian Kehutanan maupun pemerintah atas tuntutan yang disampaikan massa aksi.
.