Jakarta – MediaPers.com | Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI) memastikan bahwa ajang bergengsi Sabuk Emas Presiden RI ke-III akan digelar pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Untuk penyelenggaraan event prestisius tersebut, FTPI secara resmi memberikan dukungan kepada Nikolas Johan Kilikily, SH., MH, promotor Pattimura Internasional Big Fight dari Maluku Barat Daya Promotion.
Kepastian dukungan ini disampaikan langsung oleh pencetus Sabuk Emas Presiden RI, Yance Rahayaan, S.Sos., yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas FTPI Pusat. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut akan direalisasikan setelah pelaksanaan Pattimura Internasional Big Fight 2026 selesai digelar.
“FTPI selaku pencetus akan mengantar promotor dari Maluku ini menuju penyelenggaraan Sabuk Emas Presiden RI ke-III,” ujar Yance di Jakarta.
Ajang Tertinggi Tinju Profesional Indonesia
Sabuk Emas Presiden RI merupakan ajang tertinggi dalam dunia tinju profesional di Indonesia. Edisi pertama diselenggarakan pada tahun 2016 di Gedung Balai Sarbini, Jakarta, disusul edisi kedua pada tahun 2018 di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial RI. Kedua penyelenggaraan tersebut berlangsung pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo atas prakarsa Yance Rahayaan.
Ketua Umum FTPI Pusat, Neneng A. Tuty, SH, menyatakan bahwa organisasi akan segera menempuh langkah administratif guna merealisasikan rencana tersebut.
“Setelah Pattimura Internasional Big Fight selesai dan dinilai berhasil, FTPI akan menyurati Presiden dan Menteri Pemuda dan Olahraga. Kami mengusulkan agar Sabuk Emas Presiden RI ke-III dilaksanakan dengan promotor Nikolas Johan Kilikily,” tegas Neneng.
Promotor Daerah dengan Rekam Jejak Kuat
Menurut Yance, penunjukan Nikolas Johan Kilikily bukan tanpa alasan. Ia dinilai memiliki rekam jejak yang kuat dalam pembinaan tinju nasional serta integritas tinggi dalam memajukan olahraga tersebut.
“Beliau memiliki semangat kepahlawanan Pattimura Muda Lawamena Haulala dan komitmen yang tidak diragukan terhadap kemajuan tinju Indonesia,” jelas Yance, yang juga merupakan alumni FISIP Universitas Prof. Dr. Moestopo Jakarta.
Momentum Kebangkitan Tinju Nasional
Dengan dukungan penuh dari FTPI, penyelenggaraan Sabuk Emas Presiden RI ke-III diproyeksikan menjadi momentum kebangkitan tinju profesional nasional. Selain itu, ajang ini diharapkan menjadi bukti bahwa promotor dari daerah mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat nasional.
Event tersebut juga diharapkan dapat memperluas pembinaan atlet, meningkatkan kualitas kompetisi, serta memperkuat ekosistem olahraga tinju di Indonesia. (red/ros/rfn)