JAKARTA – Mediapers.com | Di tengah arus modernisasi dan persaingan industri kreatif yang semakin kompetitif, kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mampu menjaga nilai, kualitas, serta identitas lokal menjadi harapan bagi penguatan ekonomi nasional. Salah satu contoh inspiratif adalah Orange Handmade, usaha kerajinan rajut yang tidak hanya menghasilkan produk bernilai ekonomi, tetapi juga membawa dampak sosial melalui pemberdayaan masyarakat.
Didirikan pada tahun 2015 oleh Ny. Zuhria Novianty, Orange Handmade berawal dari inisiatif sederhana yang kemudian berkembang menjadi unit usaha dengan karakter kuat. Produk-produk rajut yang dihasilkan memadukan teknik tradisional dengan sentuhan estetika modern, menjadikannya mampu bersaing di pasar industri kreatif sekaligus mempertahankan kearifan lokal.

Binaan Persit dan Wadah Pemberdayaan Masyarakat
Perkembangan Orange Handmade tidak terlepas dari pembinaan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang I Sintelad PG Mabesad. Melalui dukungan tersebut, Orange Handmade tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas produk, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan tenaga kerja lokal serta menjalin kolaborasi dengan pelaku usaha lainnya.
Model bisnis yang inklusif ini menunjukkan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan mengedepankan semangat kebersamaan, Orange Handmade berhasil menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan.
Momentum Persit Bisa 2 Tahun 2026
Partisipasi dalam ajang Persit Bisa 2 tahun 2026 menjadi tonggak penting bagi Orange Handmade untuk memperluas jangkauan pasar. Dalam kesempatan tersebut, Orange Handmade memperkenalkan koleksi bertema “Earth Series”, yang terinspirasi dari elemen alam seperti tanah, batu, hutan, dan laut.
Koleksi ini menghadirkan tas rajut dengan pilihan warna yang membumi, merepresentasikan harmoni antara manusia dan lingkungan. Selain menonjolkan nilai estetika, konsep ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan alam serta mendukung prinsip keberlanjutan dalam industri kreatif.
Peran Strategis UMKM dalam Ekonomi Nasional
Lebih dari sekadar menghadirkan produk kerajinan, Orange Handmade menjadi bukti nyata bahwa UMKM memiliki kontribusi signifikan dalam menggerakkan roda perekonomian nasional. Dengan melibatkan tenaga kerja dan membangun kemitraan dalam proses produksi, usaha ini turut membuka peluang kerja serta meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pendiri Orange Handmade, Ny. Zuhria Novianty, menegaskan bahwa setiap produk yang dihasilkan membawa pesan sosial. “Kami ingin setiap karya tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
Inspirasi bagi Industri Kreatif Indonesia
Kisah Orange Handmade memberikan refleksi bahwa setiap karya memiliki cerita dan setiap usaha membawa dampak. Dari benang-benang sederhana yang dirajut dengan ketekunan dan kreativitas, lahir harapan besar akan kemandirian ekonomi, keberlanjutan usaha, serta masa depan yang lebih baik bagi para pelaku industri kreatif di Indonesia. (red/cun/rfn)