PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Tulus, Dihormati Hingga Akhir Hayat

Berita5,366 views

JAKARTA — Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekretaris Jenderal PWI Pusat almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dan mendapat penghormatan luas hingga akhir hayatnya.

“Pagi tadi saya berangkat ke Pekanbaru untuk mengantarkan jenazah almarhum. Sesampainya di sana, kami disambut sangat baik. PWI di sana sangat dihargai dan dihormati, mulai dari Pemerintah Provinsi Riau, pejabat daerah hingga tetangga almarhum,” ujar Akhmad Munir di Jakarta, Jumat (24/4).

Menurutnya, penghormatan tersebut mencerminkan besarnya jasa almarhum, baik bagi daerah maupun dalam membesarkan organisasi PWI.

“Penghormatan ini tidak lepas dari jasa beliau terhadap daerah dan perannya dalam membesarkan PWI. Almarhum sangat total dalam organisasi, termasuk saat PWI kembali bersatu,” lanjutnya.

Pernyataan itu disampaikan dalam acara takziah dan doa bersama tujuh hari wafatnya Zulmansyah Sekedang yang digelar di Kantor PWI Pusat, Lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Jumat (24/4) pukul 14.00 WIB.

Kegiatan tersebut diikuti pengurus PWI Pusat, PWI provinsi, PWI kabupaten/kota, serta anggota PWI dari seluruh Indonesia secara hybrid. Acara ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan duka mendalam dari keluarga besar PWI atas sosok yang dikenal memiliki dedikasi tinggi, loyalitas kuat, serta komitmen besar dalam memajukan organisasi dan dunia jurnalistik nasional.

Suasana haru juga disampaikan oleh Wakil Ketua Departemen Hankam Bidang Polri, Musrifah, yang mendampingi almarhum pada saat-saat terakhir.

“Saya yang mendampingi di detik-detik serangan jantung itu,” ujarnya.

Dengan penuh emosi, ia memberikan kesaksian tentang pribadi almarhum. “Dari banyak teman, beliau adalah orang paling baik yang pernah saya kenal. Saya bersaksi, dunia dan akhirat, beliau orang yang baik,” ungkapnya.

Akhmad Munir mengajak seluruh jajaran PWI untuk terus mendoakan almarhum agar segala pengabdiannya menjadi amal jariyah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Ia menegaskan, semangat, ketulusan, dan jejak pengabdian Zulmansyah Sekedang akan terus hidup dalam perjalanan organisasi sebagai pengingat bahwa kerja yang dilakukan dengan tulus akan selalu menemukan makna, baik di hadapan manusia maupun Tuhan. (red/rfn)