Home / Jabodetabek

Senin, 3 November 2025 - 10:24 WIB

WALUBI DKI Jakarta Siapkan Pandita dan Dharmaduta Berkarakter untuk Menyebarkan Dharma dan Menjaga Kerukunan

Sudah di baca : 79 views

Jakarta, Mediapers.com, Minggu, 2 November 2025 — Dalam upaya menyiapkan generasi pemimpin spiritual yang berkualitas dan mampu menjawab tantangan zaman, Majelis Anggota Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Provinsi DKI Jakarta sukses menyelenggarakan Pendidikan Kepanditaan/Dharmaduta. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Ibis Jakarta, Jalan Hayam Wuruk No. 35, DKI Jakarta, dan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai wilayah DKI Jakarta.

Diklat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, kompetensi, dan pemahaman para pandita serta dharmaduta dalam membabarkan Dharma dan memberikan pelayanan keagamaan kepada umat Buddha, khususnya di wilayah DKI Jakarta. Lebih dari sekadar pelatihan spiritual, kegiatan ini menjadi wadah pembentukan pandita dan dharmaduta sebagai agent of change — pembawa perubahan positif yang mampu menyampaikan bahasa agama selaras dengan semangat pembangunan nasional, memberikan kesejukan bagi umat, serta berperan aktif dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.

Baca Juga   WALUBI DKI Jakarta selenggarakan Diklat Sertifikasi Pandita Pemberkatan Pernikahan guna wujudkan keluarga Buddhis Hitta Sukhaya yang harmonis dan sejahtera

Dalam kegiatan ini, WALUBI DKI Jakarta juga menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten di bidang keagamaan dan komunikasi Dharma, yakni Dr. Duta Arya Sutrisno, S.Ag., M.I.Kom. (Bhiksu Duta Arya Sthavira), Bhikkhu Kamsai Sumano Mahathera, dan Pandita Dharmaduta Tasimun. Para narasumber ini memberikan pembekalan yang menekankan pentingnya inovasi dalam penyiaran ajaran Buddha agar mampu menjawab dinamika sosial masyarakat modern tanpa kehilangan esensi spiritualitasnya.

Ketua WALUBI Provinsi DKI Jakarta, Esther Setiawati Santoso, S.H., M.Kn., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan pembinaan umat Buddha di tengah dinamika masyarakat modern.

“Pendidikan kepanditaan dan dharmaduta ini sangat penting untuk menjaga kemurnian ajaran Buddha sekaligus mengembangkan metode penyampaian Dharma yang relevan dengan kondisi masyarakat modern,” ujar Esther.

Baca Juga   WALUBI DKI Jakarta gelar Kegiatan Dhamma Camp di Kebun Persahabatan - Purwakarta

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Pembimas Buddha DKI Jakarta, Suliarna, S.Ag., M.Pd., didampingi oleh Mugiyanto (Penyelenggara Jakarta Utara), Jasman (Penyelenggara Jakarta Barat), dan Riyadi (Penyelenggara Jakarta Selatan).

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Salah satu peserta, Sahca Aindra, menyampaikan kesannya:

“Diklat ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas kami dalam melayani umat dan menyebarkan Dharma dengan cara yang tepat.”

Melalui Diklat Kepanditaan dan Dharmaduta ini, WALUBI DKI Jakarta berharap dapat melahirkan pandita dan dharmaduta yang bukan hanya memahami teori ajaran Buddha, tetapi juga mampu menjadi agent of change — pembawa pesan kedamaian, pembimbing spiritual yang relevan dengan perkembangan zaman, dan pelopor harmonisasi sosial dalam mewujudkan masyarakat yang damai, beradab, dan penuh kebijaksanaan (dwi/rfn)

Share :

Baca Juga

Jabodetabek

Federasi Tinju Profesional Indonesia Dukung Promotor Maluku untuk Gelar Sabuk Emas Presiden RI ke-III di Era Prabowo

Jabodetabek

Kebersamaan Hangat Warnai Halal Bi Halal Forum Wartawan Jaya Indonesia di Ragunan

Jabodetabek

Kredibilitas Sudis CKTRP Jakarta Barat di Pertaruhkan, Plang Izin PBG di Duga Palsu Hilang di Telan Bumi

Jabodetabek

Lurah Pegadungan Klarifikasi Penanganan Sampah dan Bangunan Liar di Jalan Jambu Air

Jabodetabek

Pesona Kahuripan Gelar Akad Kredit Massal 1.000 Rumah Subsidi, Resmikan Pesona Kahuripan 12 di Cileungsi

Jabodetabek

GRIB Jaya PAC Kembangan Gelar Tasyakuran Milad ke-15 dan Halal Bihalal

Jabodetabek

Satlantas Polres Metro Jakarta Barat Temukan Mobil Box Curian Saat Patroli, Polsek Tambora Serahkan ke Korban

Jabodetabek

Polsek Kalideres Selidiki Dugaan Pelecehan Siswi SMP, Kasus Berakhir Damai