JAKARTA — Mediapers.com. Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat meraih penghargaan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas kegiatan donor darah dengan jumlah pendonor terbanyak selama bulan Ramadan 2026. Penghargaan tersebut diserahkan pada hari terakhir pelaksanaan donor darah Ramadan di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jumat (13/3).
Piagam penghargaan diserahkan oleh Wakil Direktur Museum Rekor Dunia Indonesia, Osmar Susilo, kepada Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, di Ruang Ali Sadikin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat.

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengatakan jumlah pendonor pada hari terakhir kegiatan telah mencapai lebih dari 4.000 orang dan masih terus bertambah. Secara keseluruhan, jumlah partisipasi pendonor tercatat telah menembus 8.000 orang sejak kegiatan dimulai.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Hingga hari terakhir jumlah pendonor terus meningkat,” ujar Iin.
Ia menjelaskan kegiatan donor darah ini merupakan yang pertama kali digelar secara simultan selama lima hari berturut-turut di Kantor Wali Kota Jakarta Barat.
Meski berhasil mencatatkan rekor nasional, Iin menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukanlah tujuan utama kegiatan. Menurutnya, donor darah lebih difokuskan sebagai aksi kemanusiaan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.
“Kegiatan ini semata-mata untuk membantu sesama, terutama dalam memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Iin menambahkan kegiatan donor darah selama bulan Ramadan menjadi sangat penting karena jumlah pendonor biasanya mengalami penurunan, sementara kebutuhan darah tetap tinggi. Berdasarkan data yang dihimpun, kebutuhan darah di Jakarta mencapai sekitar 1.000 kantong per hari.
Untuk mendukung gerakan kemanusiaan tersebut, Iin juga turut mendonorkan darahnya. Ia bahkan menginstruksikan seluruh Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) di lingkungan Pemkot Jakarta Barat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

Di tempat yang sama, Ketua Palang Merah Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani, mengatakan pihaknya telah mengerahkan unit donor darah ke sejumlah titik di Jakarta guna menjaga ketersediaan stok darah selama Ramadan.
Selain itu, PMI juga memberikan stimulus kepada para pendonor berupa paket sembako untuk meningkatkan minat masyarakat dalam mendonorkan darah.
“Stimulus ini diberikan kepada para pendonor mulai H-5 hingga H+5 Lebaran di seluruh unit pelayanan darah PMI di Jakarta,” kata Beky.
Sementara itu, Wakil Direktur Museum Rekor Dunia Indonesia, Osmar Susilo, mengungkapkan bahwa rekor donor darah yang digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Barat merupakan capaian yang sangat fenomenal. Pasalnya, aksi kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada bulan Ramadan dan berhasil menarik partisipasi ribuan masyarakat.
“Sejauh ini jumlah pendonor telah menembus lebih dari 8.000 orang dan masih terus berlangsung. Ini merupakan sebuah aksi kemanusiaan yang luar biasa,” ujar Osmar.(rafian)














