Perkuat Sinergi dengan Media, PLN UIP JBB Sampaikan Progres Pembangunan SUTET 500 kV Priok–Muara Tawar

Berita3,545 views

JAKARTA – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB) menggelar Media Gathering bersama insan pers di Hotel Santika Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (13/7), sebagai upaya memperkuat sinergi dengan media sekaligus menyampaikan perkembangan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV Priok–Muara Tawar.

Dalam forum tersebut, PLN menyampaikan bahwa progres pembangunan SUTET 500 kV Priok–Muara Tawar saat ini telah mencapai 84 persen. Proyek yang terdiri atas 53 tower transmisi ini merupakan bagian dari jaringan Jakarta Looping 500 kV yang ditargetkan beroperasi pada tahun 2026 untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah Jawa Bagian Barat sekaligus meningkatkan keamanan pasokan listrik bagi masyarakat dan sektor industri.

Selain memaparkan perkembangan pembangunan fisik, PLN juga menjelaskan tahapan pengadaan tanah serta proses penyampaian nilai kompensasi Right of Way (ROW) kepada masyarakat yang terdampak sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam melaksanakan pembangunan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 4 (PLN UPP JBB 4), Sigit Hardiyanto, menjelaskan bahwa pembangunan SUTET 500 kV Priok–Muara Tawar memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem transmisi kelistrikan di Pulau Jawa sehingga penyelesaiannya terus menjadi prioritas PLN.

“Saat ini progres pembangunan SUTET 500 kV Priok–Muara Tawar telah mencapai 84 persen. Selain penyelesaian pekerjaan konstruksi, kami juga terus melaksanakan tahapan penyampaian nilai kompensasi Right of Way kepada masyarakat sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku. PLN berkomitmen menjalankan setiap proses secara transparan, akuntabel, serta mengedepankan komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Sigit.

Sigit menambahkan bahwa pembangunan SUTET 500 kV Priok–Muara Tawar merupakan bagian penting dari sistem Jakarta Looping 500 kV yang akan meningkatkan keandalan (reliability), kualitas (quality), dan keamanan pasokan (security of supply) kelistrikan di wilayah Jawa Bagian Barat. Infrastruktur ini juga akan memperkuat jaringan transmisi sebagai tulang punggung sistem kelistrikan nasional dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan listrik masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, PLN turut menjelaskan bahwa pelaksanaan kompensasi kepada pemegang hak atas tanah, bangunan, dan/atau tanaman yang berada di bawah ruang bebas jaringan transmisi dilaksanakan sesuai ketentuan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 13 Tahun 2025 tentang Ruang Bebas dan Jarak Bebas Minimum Jaringan Transmisi Tenaga Listrik serta Kompensasi atas Tanah, Bangunan, dan/atau Tanaman yang Berada di Bawah Ruang Bebas Jaringan Transmisi Tenaga Listrik.

Melalui kegiatan media gathering ini, PLN berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai manfaat pembangunan proyek, mekanisme pemberian kompensasi, serta pentingnya pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas pelayanan kelistrikan.

Secara terpisah, General Manager PLN UIP JBB, Yasir, menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis PLN dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Media memiliki peran penting dalam membangun pemahaman publik terhadap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Kami mengapresiasi sinergi yang telah terjalin dengan rekan-rekan media dan berharap kolaborasi ini terus diperkuat melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif. PLN berkomitmen menyelesaikan pembangunan SUTET 500 kV Priok–Muara Tawar sesuai target guna menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin andal bagi masyarakat,” ujar Yasir dalam pernyataan terpisah.

“Melalui sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, PLN optimistis penyelesaian SUTET 500 kV Priok–Muara Tawar akan semakin memperkuat sistem transmisi Jakarta Looping 500 kV, meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah Jawa Bagian Barat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyediaan energi listrik yang andal dan berkelanjutan.” tutup Yasir. (Yons)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *