Home / Nasional

Senin, 1 September 2025 - 16:26 WIB

Gelar Doa untuk Negeri, Hikmahbudhi Dukung POLRI tindak pelaku anarkisme dan bersama ciptakan kamtibmas

Sudah di baca : 20 views

Jakarta, Mediapers.con. Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi) mengajak seluruh pihak untuk bijaksana dalam menyikapi perbedaan pendapat terkait aksi unjuk rasa yang marak terjadi akhir-akhir ini. Publik diminta menjaga ketenangan, menghindari tindakan anarkis, serta bersama menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Dalam beberapa hari terakhir, ruang publik kita kembali diwarnai dengan unjuk rasa. Gelombang suara, spanduk, dan perbedaan pendapat menghiasi jalanan, sementara linimasa media sosial dipenuhi dengan berbagai narasi, informasi, hingga disinformasi. Dalam situasi seperti ini, bagaimana kita sebagai masyarakat dapat menyikapinya dengan kepala dingin dan hati yang bijak,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Hikmahbudhi, Candra Aditya Nugraha, kepada wartawan, Senin (1/9).

Baca Juga   Mahasiswa Buddhis Pontianak Dukung Kapolri Tolak Polri di Bawah Kementerian, Tegaskan Pentingnya Reformasi Internal

Candra menegaskan bahwa demonstrasi merupakan hak konstitusional rakyat sebagaimana dijamin Pasal 28E ayat (3) UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Namun, ia mengingatkan bahwa demonstrasi yang tidak terkendali berpotensi menimbulkan gesekan sosial dan konflik.

“Setiap rakyat memiliki martabat yang tidak boleh direndahkan. Demonstrasi yang disertai kekerasan, vandalisme, atau pelecehan adalah pengingkaran terhadap martabat kemanusiaan. Prinsip ahimsa atau tanpa kekerasan harus dijadikan pegangan,” ujarnya.

Sebagai bentuk penyikapan, Hikmahbudhi menggelar Doa Bersama untuk Negeri. Menurut Candra, doa merupakan langkah strategis menanamkan spiritualitas dan humanisme di tengah narasi politik yang keras dan penuh polarisasi.

“Aksi ini bukan pengabaian terhadap persoalan struktural, melainkan upaya menghadirkan respons intelektual, spiritual, dan transformatif. Doa ribuan anak muda untuk negeri ini adalah suara yang tidak boleh diabaikan,” katanya.

Baca Juga   Ketika Dhamma Bertemu Demokrasi: STAB Kertarajasa Ajak Mahasiswa Memaknai Kewarganegaraan Secara Substantif

Hikmahbudhi juga menyampaikan duka cita atas gugurnya pejuang keadilan Affan Kurniawan serta menegaskan komitmen mengawal transparansi kebijakan, termasuk desakan pencabutan tunjangan DPR RI dan evaluasi oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terhadap anggota DPR yang bermasalah.

Di akhir pernyataannya, Candra menegaskan dukungan Hikmahbudhi terhadap langkah kepolisian dalam menjaga keamanan.

“Kami mendukung POLRI menindak tegas pelaku kerusuhan dan siap bersama aparat menjaga kamtibmas agar tetap kondusif. Aspirasi harus disampaikan dengan damai, tanpa merusak fasilitas umum atau tindakan anarkisme lainnya,” tegasnya.(dwi/rfn)

Share :

Baca Juga

Nasional

Dedikasi Hingga Akhir, Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya Gugur Usai Tugas Pengamanan Mudik

Nasional

Pendiri Persaudaraan Timur Raya (PETIR) Semmy Manafe: Idul Fitri Momentum Kembali Suci dan Menguatkan Persaudaraan

Nasional

Jelang Idulfitri 1447 H, Media MITRAPOL Gelar Aksi Sosial “Mitrapol Berbagi 2026” di Jakarta dan Tasikmalaya

Nasional

Persaudaraan Timur Raya (PETIR) Gelar Buka Puasa Bersama Warga Kalibata, Perkuat Persaudaraan Pasca Peristiwa Desember 2025

Nasional

Pusat Uni Demokrasi Indonesia (UDI) Desak Penertiban Tambang Emas Ilegal (PETI) di Sulawesi Utara, Datangi Kejaksaan Agung dan Kementerian ESDM

Nasional

Rayakan 40 Tahun, GEMABUDHI Gelar Aksi Nyata Peduli Lingkungan dan Pecahkan Rekor MURI Tuang Ecoenzyme di Sungai

Nasional

Mahasiswa Buddhis Pontianak Dukung Kapolri Tolak Polri di Bawah Kementerian, Tegaskan Pentingnya Reformasi Internal
Uji Kompetensi BNSP Skema Beautician dan Beauty Advisor Digelar di Jakarta, Dorong Profesionalisme Industri Kecantikan

Nasional

Uji Kompetensi BNSP Skema Beautician dan Beauty Advisor Digelar di Jakarta, Dorong Profesionalisme Industri Kecantikan