Menteri Agama Meresmikan IABN Sriwijaya Tangerang & Gedung Pusat Layanan Informasi Pendidikan

Education5,023 views

KABUPATEN TANGERANG – Institut Agama Buddha Negeri (IABN) Sriwijaya Tangerang menggelar acara Peresmian Gedung Pusat Layanan Informasi Pendidikan sekaligus Launching Institut Agama Buddha Negeri Sriwijaya Tangerang pada Rabu (21/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., puluhan anggota Sangha, jajaran Kementerian Agama, perwakilan pemerintah daerah, pimpinan perguruan tinggi, serta tokoh dan organisasi keagamaan Buddha.

Sekitar 30 anggota Bhikkhu Sangha hadir dalam kegiatan tersebut. Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Y.M. Bhikkhu Khanit Sannano Mahāthera, Y.M. Bhikkhu Srivisarn Mitgnam Mahāthera, Y.M. Bhikkhu Sukantho Mahāthera, Y.M. Bhikkhu Bhadranatha Thera, dan Y.M. Bhiksu Manggala Sasana Mahasthavira, Y.M. Bhikkhu Abhiseno berserta Bhikkhu Sangha lainnya.

Turut hadir Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI Drs. Supriyadi, M.Pd., serta Irjen Pol. (Purn.) Drs. Budi Setiawan, M.Sc., yang merupakan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha pertama.

Hadir pula Kepala Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI Dr. H. Nurudin, S.Pd.I., M.Si., Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama RI Dr. Thobib Al Asyhar, M.Si., serta Tenaga Ahli Menteri Agama Bidang Hukum Prof. Dr. H. Andi Salman Maggalatung, S.H., M.H.

Sejumlah pejabat Kementerian Agama di daerah turut menghadiri kegiatan ini  Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, Pembimas Buddha Provinsi Banten serta Penyelenggara Buddha Kementerian Agama Kabupaten Tangerang.

Dari unsur organisasi keagamaan Buddha, hadir Sekretaris Jenderal DPP WALUBI Y.M. Bhikkhu Kamsai Sumano Mahāthera, Sekretaris Jendral Permabudhi Dr. Bambang Patijaya, S.E., M.M. yang juga Anggota Komisi XII DPR RI, Tokoh Agama Buddha KRT Romo Asun Gotama, S.Dt.B., M.H.  serta Deputi Bidang Publikasi Internal KCBI Winson. Sekretaris Jenderal Dharmapala Nusantara Christian Lois, S.T. yang juga Anggota Komisi 1 DPRD Kota Tangerang, sementara itu, Bupati Tangerang diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa, S.H., M.M.. Perwakilan Kodim 0510/Tigaraksa, dan  Polresta Tangerang Selatan.

Sejumlah pimpinan perguruan tinggi juga menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Rektor IABN Sriwijaya Tangerang Dr. Li. Edi Ramawijaya Putra, M.Pd.,Rektor UIN Banten Prof. Dr. H. Muhammad Ishom, S.Ag., M.A., Ketua STABN Raden Wijaya Wonogiri Dr. Sulaiman, S.Pd., M.Pd., Ph.D., Ketua STAB Maha Prajna Y.M. Bhiksu Duta Arya Sthavira, Rektor Institut Nalanda Dr. Sutrisno, S.IP., M.Si., Rektor Universitas Buddhi Dharma Assoc. Prof. Dr. Limajatini, S.E., M.M., B.K.P., C.T.C., C.M.A. serta Ketua Perkumpulan Boen Tek Bio Dr. Ruby Santamoko, S.Ag., M.M.Pd.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan sekolah, yayasan, organisasi keagamaan Buddha, organisasi kepemudaan Buddha, rumah ibadah Buddha, lembaga mitra kerja sama, serta para Pembimbing Masyarakat Buddha dari seluruh Indonesia yang mengikuti acara secara daring maupun luring.

Unsur pemerintahan dan masyarakat setempat juga hadir, antara lain Camat Cisauk, Kepala Desa Dangdang, Kapolsek Cisauk, Kapolresta Tangerang Selatan, dan Danramil 03 Legok. Hadir pula dosen, tenaga kependidikan, perwakilan organisasi kemahasiswaan, Ikatan Alumni, Dewan Penyantun, serta pengurus Dharma Wanita Persatuan IABN Sriwijaya Tangerang.

Acara diawali dengan Nuansa Kebangsaan dan Budaya

Acara dipandu oleh Iin Suwarni, M.Pd.B., dan Dr. Ahsanul Khair Asdar, M.Pd. Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap bangsa dan negara.

Suasana penyambutan dilanjutkan dengan penampilan tari Gending Sriwijaya. Tarian tradisional tersebut merepresentasikan keagungan budaya dan kebesaran sejarah Kerajaan Sriwijaya, sekaligus menjadi simbol keramahan dan ketulusan tuan rumah dalam menyambut Menteri Agama beserta seluruh tamu kehormatan.

Penampilan tersebut juga membawa pesan penghormatan kepada sesama, persaudaraan, serta pentingnya membangun keharmonisan di tengah keberagaman.

Pembacaan Dhammapada Tekankan Pentingnya Pengendalian Diri

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan kitab suci Dhammapada, Bab VIII Sahassa Vagga atau Syair Seribu, khususnya syair 103, 104, dan 105.

Lantunan Dhammapada tersebut mengajarkan bahwa kemenangan terbesar bukanlah menaklukkan ribuan musuh dalam peperangan, melainkan mampu menaklukkan diri sendiri. Pengendalian diri dipandang sebagai kemenangan yang lebih luhur karena seseorang yang mampu menguasai dirinya akan senantiasa menjaga perilaku dan tindakannya.

Pesan tersebut menekankan pentingnya pengendalian diri sebagai bagian dari praktik kehidupan spiritual, sekaligus nilai universal yang relevan dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang damai dan harmonis.

Doa Lintas Agama Hadirkan Pesan Kerukunan

Sebagai wujud penghormatan terhadap keberagaman keyakinan, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa lintas agama yang dipimpin oleh tenaga pendidik IABN Sriwijaya Tangerang.

Doa dibawakan oleh Muawanah, M.Pd. mewakili agama Islam; Dr. Paradika Angganing, M.Pd. mewakili agama Kristen; Johanes Kristianto Agung Nugroho, M.Sn. mewakili agama Katolik; Jatayu Jiwanda DL, M.Hum. mewakili agama Hindu; serta Rakay Sutamayapanna, S.Pd.B. mewakili agama Buddha.

Dalam doa-doa tersebut, tersampaikan harapan agar IABN Sriwijaya Tangerang senantiasa memperoleh keberkahan, semakin maju, serta menjadi institusi pendidikan yang mencerdaskan generasi bangsa dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Gedung baru tersebut juga diharapkan menjadi ruang yang aman, damai, dan mendorong tumbuhnya kebaikan, keadilan, serta persaudaraan. Rangkaian doa ditutup dengan harapan agar IABN Sriwijaya mampu memberikan pelayanan yang jujur, membentuk insan berkarakter mulia, serta membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi semua makhluk.

Rektor IABN Sriwijaya Tangerang: Generasi Jaya Siap Bekerja, Berkarya, dan Mendunia

Rektor Institut Agama Buddha Negeri (IABN) Sriwijaya Tangerang, Dr. Li. Edi Ramawijaya Putra, M.Pd., menegaskan komitmen institusinya untuk menghadirkan pendidikan tinggi keagamaan yang berkualitas, relevan, dan berdampak bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2026, perubahan status kelembagaan ini menjadi babak baru dalam penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mendukung persiapan Generasi Indonesia Emas 2045. Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Agama, serta seluruh pihak yang mendukung proses transformasi tersebut.

Sebagai rektor pertama yang dilantik Menteri Agama pada 15 September 2026, Edi menegaskan bahwa IABN Sriwijaya Tangerang akan melakukan reorientasi pendidikan melalui nilai inti “Generasi Jaya”, yakni Siap Bekerja, Siap Berkarya, dan Siap Mendunia. Menurutnya, pendidikan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan berpengetahuan, tetapi juga harus membentuk individu yang memiliki keterampilan, integritas, kejujuran, kompas moral, dan kepedulian sosial agar mampu menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Edi juga menjelaskan bahwa Gedung Pusat Layanan Informasi Pendidikan dibangun melalui APBN Tahun Anggaran 2025 dan diharapkan memperkuat pelayanan serta mendukung transformasi kampus menjadi perguruan tinggi yang berdampak. Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas akses pendidikan keagamaan Buddha di Indonesia.

Dalam sambutannya, Edi mengapresiasi kontribusi berbagai pihak yang mendukung perjalanan IABN Sriwijaya Tangerang, termasuk mendiang Anwar Husen yang menghibahkan tanah seluas 5.000 meter persegi di kawasan BSD serta Yayasan Buddha Suci Indonesia di bawah pimpinan Sugianto Kusuma atau Aguan yang berkontribusi dalam pembangunan gedung perkuliahan. Ia juga mengapresiasi sivitas akademika dan seluruh pemangku kepentingan atas perjuangan sekitar tiga tahun hingga terbitnya Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2026. Menutup sambutan, ia mengajak seluruh pihak membangun kampus dengan semangat kebersamaan, ketulusan, dan pengabdian demi kemajuan pendidikan tinggi keagamaan Buddha.

berita selengkapnya disini

Pemkab Tangerang Apresiasi Launching IABN Sriwijaya, Dorong Peningkatan Kualitas SDM

Pemerintah Kabupaten Tangerang menyampaikan apresiasi atas peluncuran Institut Agama Buddha Negeri (IABN) Sriwijaya Tangerang dan peresmian Gedung Pusat Layanan Informasi Pendidikan Yobana Sukkha Vidyalaya. Kehadiran institusi tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan pendidikan tinggi keagamaan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tangerang.

Apresiasi tersebut disampaikan Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa, S.H., M.M., yang hadir mewakili Bupati Tangerang dalam acara peresmian dan launching IABN Sriwijaya Tangerang, Rabu (21/10/2026).

Dalam sambutan yang mewakili Bupati Tangerang, Prima menyampaikan bahwa peluncuran institut dan peresmian gedung tersebut merupakan langkah penting dalam pengembangan pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan Buddha.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan selamat dan apresiasi atas peluncuran Institut Agama Buddha Negeri Sriwijaya Tangerang serta peresmian Gedung Pusat Layanan Informasi Pendidikan ini,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam membangun masa depan bangsa. Pendidikan tidak hanya berperan membentuk generasi yang cerdas dan terampil, tetapi juga harus mampu menanamkan karakter, integritas, toleransi, serta kepedulian terhadap sesama.

Karena itu, keberadaan IABN Sriwijaya Tangerang diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kuat dalam nilai-nilai moral, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Menteri Agama Dorong IABN Sriwijaya Lahirkan Cendekiawan Berdampak

Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan pentingnya perguruan tinggi keagamaan melahirkan cendekiawan yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga mengamalkannya dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam acara Launching Institut Agama Buddha Negeri (IABN) Sriwijaya Tangerang yang dirangkaikan dengan peresmian Gedung Pusat Layanan Informasi Pendidikan Yobana Sukha Vidyalaya, Rabu (21/10/2026). Ia menilai transformasi kelembagaan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memajukan pendidikan keagamaan yang inklusif, adil, dan bermutu.

Menurut Nasaruddin, lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya menjadi ilmuwan yang menguasai teori, tetapi harus berkembang menjadi intelektual yang mampu mengamalkan ilmu dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan. Ia berharap IABN Sriwijaya Tangerang dapat menghasilkan lulusan yang unggul secara akademis, berintegritas, berkarakter, dan memiliki tanggung jawab sosial. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman.

Menteri Agama juga menyoroti nama Sriwijaya yang memiliki warisan sejarah sebagai pusat perdagangan dan pembelajaran agama Buddha yang berpengaruh di Asia. Ia mendorong penggalian kembali peninggalan peradaban Buddha Nusantara, termasuk kawasan percandian Muaro Jambi. Menurutnya, nama Sriwijaya harus menjadi inspirasi bagi kampus untuk berkembang sebagai pusat pendidikan, kearifan lokal, moderasi beragama, dan penguatan kebangsaan yang mampu melahirkan generasi berkarakter serta berwawasan global.

Terkait peresmian Gedung Pusat Layanan Informasi Pendidikan Yobana Sukha Vidyalaya, Nasaruddin berharap fasilitas tersebut tidak sekadar menjadi bangunan fisik, tetapi juga berfungsi sebagai pusat kegiatan akademik, literasi digital, integrasi data, dan pelayanan informasi pendidikan. Ia mendorong pengembangan perpustakaan digital yang terbuka serta kerja sama antara perguruan tinggi dalam berbagi sumber referensi dan hasil penelitian. Dengan demikian, akses pengetahuan dapat diperluas bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan masyarakat.

berita selengkapnya disini

Menteri Agama Teken Prasasti Peresmian Gedung Pusat Layanan Informasi Pendidikan IABN Sriwijaya Tangerang

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian Gedung Pusat Layanan Informasi Pendidikan Institut Agama Buddha Negeri (IABN) Sriwijaya Tangerang oleh Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.
Prosesi tersebut menjadi penanda peresmian gedung yang diharapkan dapat menunjang pelayanan informasi pendidikan, memperkuat kegiatan akademik, serta mendukung pengembangan IABN Sriwijaya Tangerang sebagai perguruan tinggi keagamaan Buddha yang berkualitas dan berdampak bagi masyarakat.

 

IABN Sriwijaya Tangerang Raih Rekor MURI sebagai Institut Agama Buddha Negeri Pertama di Indonesia

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemutaran video yang menampilkan proses transformasi Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Sriwijaya Tangerang, Banten, menjadi Institut Agama Buddha Negeri (IABN) Sriwijaya Tangerang.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piagam dan medali pencatatan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kepada IABN Sriwijaya Tangerang sebagai Institut Agama Buddha Negeri pertama di Indonesia. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia kepada Rektor IABN Sriwijaya Tangerang, Dr. Li. Edi Ramawijaya Putra, M.Pd.

dilanjutkan dengan penampilan paduan suara IABN Sriwijaya Tangerang yang membawakan Mars dan Hymne IABN Sriwijaya Tangerang. Kedua lagu tersebut menjadi simbol semangat, identitas, dan kebanggaan sivitas akademika dalam mengembangkan institusi pendidikan tinggi keagamaan Buddha. Mars dan Hymne IABN diciptakan oleh Joky, dengan lirik yang ditulis oleh Rektor IABN Sriwijaya Tangerang, Dr. Li. Edi Ramawijaya Putra, M.Pd.

Mars IABN Sriwijaya Tangerang mengusung pesan persatuan, tekad, semangat belajar, dan cita-cita menuju Generasi Jaya. Sementara itu, Hymne IABN Sriwijaya Tangerang menegaskan komitmen pengabdian, perjuangan, serta tekad sivitas akademika untuk mengharumkan nama almamater dan berkontribusi bagi bangsa Indonesia. Penampilan tersebut menambah khidmat suasana acara sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menyongsong babak baru perjalanan IABN Sriwijaya Tangerang.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penayangan video pengenalan logo Institut Agama Buddha Negeri (IABN) Sriwijaya Tangerang yang disertai penjelasan mengenai makna dan filosofi setiap unsur yang terkandung di dalamnya.

Penayangan ini bertujuan memperkenalkan identitas visual resmi institusi sekaligus menyampaikan nilai-nilai, semangat, dan visi yang menjadi landasan pengembangan IABN Sriwijaya Tangerang sebagai perguruan tinggi keagamaan Buddha di Indonesia.

Sri Pannyavaro Mahathera Berharap IABN Sriwijaya Warisi Kejayaan Pendidikan Buddha Nusantara

Kepala Sangha Theravada Indonesia, Y.M. Sri Pannyavaro Mahathera, menyampaikan ucapan selamat atas peningkatan status Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Sriwijaya Tangerang menjadi Institut Agama Buddha Negeri (IABN) Sriwijaya Tangerang.

Dalam pesannya, ia mengingatkan bahwa Kerajaan Sriwijaya yang berjaya sekitar 1.000 tahun lalu tidak hanya dikenal sebagai kekuatan maritim besar di Nusantara, tetapi juga sebagai pusat pendidikan agama Buddha yang disegani di Asia. Pada masa itu, para cendekiawan dari Tiongkok dan India datang ke Sriwijaya untuk menimba ilmu.

Menurutnya, kejayaan Sriwijaya dalam bidang pendidikan Buddha memiliki kedudukan penting dalam sejarah peradaban dunia, setara dengan pusat-pusat pembelajaran Buddhis di India, seperti Nalanda, Vikramashila, dan Odantapuri.

Ia berharap semangat kejayaan pendidikan Buddhis Sriwijaya yang telah diwariskan selama lebih dari 1.000 tahun dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi IABN Sriwijaya Tangerang dalam mengembangkan pendidikan tinggi keagamaan Buddha di Indonesia.

Y.M. Sri Pannyavaro Mahathera juga berharap IABN Sriwijaya Tangerang terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter, sehingga mampu memberikan kontribusi tidak hanya bagi umat Buddha Indonesia, tetapi juga bagi kemajuan, keluhuran, dan pembangunan bangsa serta tanah air.

Menutup pesannya, ia menyampaikan harapan agar IABN Sriwijaya Tangerang terus maju dan berkembang, seraya mengucapkan, “Dirgahayu Institut Agama Buddha Negeri Sriwijaya. Semoga semua makhluk berbahagia.”

(rfn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *