MediaPers.com : JAKARTA BARAT — Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, menggelar kegiatan “Ngopi Bareng” sebagai bagian dari silaturahmi dan koordinasi wilayah bersama unsur masyarakat di lingkungan RW 014, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Warga RW 014 dan dijadwalkan mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai. Pertemuan ini melibatkan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 014, Ketua RT 001 hingga RT 016, Ketua PKK, pengurus RW, serta Karang Taruna.

Ketua RW 014 ,H Lili Sutarli Mengatakan “Kegiatan “Ngopi Bareng” menjadi ruang pertemuan antara jajaran kelurahan dengan unsur masyarakat untuk mempererat komunikasi sekaligus melakukan koordinasi terkait berbagai hal di wilayah Cengkareng Timur.
Dalam undangan kegiatan, para Ketua RT diminta membawa buku administrasi pelayanan. Hal tersebut menjadi bagian dari bahan koordinasi dan pembahasan dalam pertemuan.
Pihak Kelurahan Cengkareng Timur juga mengimbau seluruh undangan, khususnya para Ketua RT, untuk hadir tepat waktu dan tidak mewakilkan kehadirannya mengingat pentingnya agenda tersebut.
Melalui kegiatan ini, koordinasi antara pemerintah kelurahan dan unsur masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih efektif, sehingga berbagai kebutuhan serta persoalan di lingkungan dapat dikomunikasikan secara langsung.

Saya juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Lurah Cengkareng Timur serta seluruh Ketua RT dan jajaran pengurus ,
Tono Pengurus BPJS cengkareng dalam sambutannya menjelaskan ” Mengenai program BPJS Ketenagakerjaan memberikan pemahaman kepada masyarakat, termasuk pengurus RT dan RW, terkait perlindungan bagi pekerja apabila mengalami kecelakaan kerja.
Dalam penjelasan tersebut disampaikan bahwa BPJS Ketenagakerjaan memberikan jaminan kepada peserta yang mengalami kecelakaan kerja. Perlindungan tersebut mencakup penanganan dan perawatan medis sesuai dengan kondisi serta kebutuhan peserta akibat kecelakaan kerja.
Apabila terjadi kecelakaan kerja, peserta dapat memperoleh pelayanan kesehatan dan perawatan hingga dinyatakan sembuh atau kondisi medisnya memungkinkan untuk kembali beraktivitas. Biaya perawatan akibat kecelakaan kerja menjadi bagian dari manfaat perlindungan sesuai dengan ketentuan program BPJS Ketenagakerjaan. “Jelasnya

“Dalam proses penanganannya, peserta maupun pihak terkait perlu melengkapi dokumen yang dipersyaratkan. Surat atau dokumen keterangan kecelakaan kerja menjadi salah satu bagian penting dalam proses pengajuan dan penanganan kasus.
Sosialisasi tersebut juga menekankan pentingnya pekerja memahami hak dan prosedur yang berlaku apabila mengalami kecelakaan saat menjalankan pekerjaan. Dengan demikian, peserta diharapkan tidak mengalami kebingungan ketika membutuhkan pelayanan medis maupun manfaat perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Selain biaya perawatan, apabila kondisi peserta masih membutuhkan penanganan lanjutan akibat kecelakaan kerja, perlindungan dapat terus diberikan sesuai hasil pemeriksaan medis dan ketentuan yang berlaku.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan bagi pekerja dan keluarganya, khususnya dalam menghadapi risiko kecelakaan kerja.”Ujar Tono
Lebih lanjut Lurah cengkareng Timur Boy Raya Purba Menambahkan
“Kegiatan silaturahmi yang mempertemukan jajaran pemerintah, pengurus RT/RW, komunitas, serta unsur masyarakat menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam membahas berbagai persoalan lingkungan di wilayah Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat.
Dalam kegiatan tersebut, Boy Raya Purba Menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh perwakilan pengurus RT 01 hingga RT 016 ,turut hadir bersama jajaran masyarakat dan unsur terkait. Pertemuan diharapkan tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk bertukar pikiran, menyampaikan gagasan, serta membahas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Boy juga “menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir, termasuk jajaran pengurus lingkungan dan masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, pertemuan semacam ini penting karena wilayah Kelurahan Cengkareng Timur memiliki banyak RT dan RW sehingga diperlukan wadah komunikasi bersama agar berbagai unsur masyarakat dapat saling bertemu dan menyampaikan aspirasi.
“Pertemuan ini menjadi momentum untuk membuka pikiran, membuka ide dan gagasan, serta membahas berbagai permasalahan yang ada di lingkungan untuk kita selesaikan bersama,” ujar perwakilan dalam sambutannya.
Ia juga menyoroti kesibukan para pengurus RT dan RW yang sebagian besar memiliki aktivitas pekerjaan pada siang hari. Karena itu, kegiatan silaturahmi pada malam hari dinilai menjadi salah satu alternatif untuk mempertemukan para pengurus lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa keberadaan sarana dan tempat kegiatan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung berbagai aktivitas sosial, budaya, serta kegiatan kemasyarakatan di wilayah RW 014.
Pembangunan dan keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan sekaligus memperkuat interaksi antarwarga.”Ujarnya
“Selain membahas silaturahmi dan kegiatan sosial kemasyarakatan, pertemuan tersebut juga menyinggung berbagai persoalan administrasi kewilayahan dan pertanahan yang masih menjadi perhatian di wilayah Cengkareng Timur.
Sejumlah persoalan terkait batas wilayah, administrasi, serta pengelolaan lahan disebut masih membutuhkan pembahasan dan penyelesaian secara bertahap dengan melibatkan pihak-pihak terkait.
“Pada pokoknya masih ada beberapa persoalan administrasi dan batas wilayah yang membutuhkan penyelesaian. Ini tentunya membutuhkan komunikasi dan koordinasi bersama,” ungkapnya.
Ia berharap komunikasi antara pemerintah, pengurus RT/RW, komunitas, serta masyarakat dapat terus diperkuat sehingga berbagai persoalan di tingkat lingkungan dapat dibahas secara bersama-sama.
“Semoga kita dapat saling menemukan, saling mendukung, dan mudah-mudahan ke depannya RW 014 menjadi lebih baik lagi,” katanya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta membangun ruang komunikasi yang lebih terbuka dalam mendukung pelayanan dan pembangunan di tingkat lingkungan.”Harap Boy Raya Purba
Acara diakhiri dengan pembacaan do’a disampaikan oleh Ustad M Awih Selaku ketua RT 003/014
Kegiatan berlangsung Kondusif
Rham/Red
Tim Publikasi 014
