Belasan Bangunan Liar di Atas Saluran Air Dibongkar, Warga Cengkareng Timur Apresiasi Pemkot Jakbar

Berita616 views

JAKARTA — Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat menertibkan belasan bangunan liar yang berdiri di atas saluran air di Jalan Bangun Nusa Raya (Pakuwon), Kelurahan Cengkareng Timur, Kamis (7/5/2026). Penertiban dilakukan sebagai upaya mengembalikan fungsi saluran air yang selama ini tertutup bangunan dan diduga menjadi penyebab genangan saat hujan turun.

Sejak pagi, petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), serta Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) melakukan pembongkaran menggunakan alat berat berupa ekskavator. Sejumlah bangunan semi permanen tampak diratakan, sementara material bangunan diangkut dari lokasi.

Penertiban tersebut disambut positif warga sekitar yang selama ini mengeluhkan banjir di kawasan tersebut. Teguh, warga RW 09, mengaku lega karena laporan warga akhirnya ditindaklanjuti pemerintah.

“Alhamdulillah, akhirnya dibongkar juga setelah sekian lama kami warga di sini berulang kali melaporkan terkait bangunan liar di atas saluran air di Jalan Bangun Nusa Raya ini,” ujar Teguh di lokasi.

Menurutnya, genangan kerap terjadi meski hujan turun dalam waktu singkat. Kondisi itu bahkan mengganggu aktivitas warga, terutama anak-anak sekolah.

“Kalau hujan sebentar saja di sini langsung banjir. Anak-anak sekolah sampai harus buka sepatu karena jalan penuh genangan. Kami berharap setelah ini saluran air dan pompa segera diperbaiki supaya tidak banjir lagi,” katanya.

Dalam penertiban tersebut, petugas tidak hanya membongkar warung dan toko semi permanen, tetapi juga sebuah gardu organisasi kemasyarakatan (ormas) yang berada di lokasi. Pembongkaran dilakukan menggunakan alat berat secara menyeluruh tanpa pengecualian.

Pelaksana Tugas Camat Cengkareng, Simson Hutagalung, mengatakan penertiban merupakan tindak lanjut dari keluhan masyarakat yang sudah berlangsung cukup lama.

“Pembongkaran belasan bangunan liar yang berada di atas saluran air di Jalan Bangun Nusa Raya ini memang sudah lama dikeluhkan masyarakat dan pengguna jalan, karena menyebabkan banjir akibat genangan air saat hujan turun,” kata Simson.

Ia menjelaskan, sebagian besar bangunan yang dibongkar merupakan bangunan semi permanen sehingga diperlukan alat berat untuk mempercepat proses penertiban.

Setelah pembongkaran selesai, pemerintah akan melakukan penataan ulang saluran air agar kembali berfungsi optimal. Penataan meliputi pembersihan saluran serta pemasangan penutup saluran (grill/judith) guna memperlancar aliran air.

Simson menambahkan, sebelum penertiban dilakukan, pihak kecamatan telah lebih dulu melakukan pendekatan persuasif kepada para pemilik bangunan.

“Sebelumnya kami sudah melakukan sosialisasi dan pemberitahuan kepada para pemilik bangunan. Mereka menerima untuk dibongkar,” ujarnya.

Selain membongkar bangunan liar, petugas juga merapikan kabel-kabel listrik yang terlihat semrawut di sepanjang lokasi penertiban.

Pengamanan kegiatan melibatkan personel Polsek Cengkareng, Koramil 04/Cengkareng, serta Satpol PP Jakarta Barat. Proses penertiban berlangsung kondusif tanpa adanya penolakan maupun perlawanan dari pihak terkait.

Warga berharap langkah penataan tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi banjir di kawasan Bangun Nusa Raya, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan nyaman. (red)