JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Masjid Apung An-Nur Jakarta yang berlokasi di kawasan Pantai Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Jumat (16/12026).
Peresmian ini bukan sekadar penambahan bangunan
atau fasilitas di Jakarta, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama dalam menghadirkan kota yang semakin baik, manusiawi, dan memberikan ruang bagi seluruh lapisan masyarakat.
Peresmian Masjid Apung An-Nur Jakarta memperkuat bahwa Jakarta menjadi kota yang
memberikan ruang bagi seluruh aktivitas masyarakat, termasuk kehidupan keagamaan.
Kehadiran Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga memiliki
peran sosial sebagai ruang silaturahmi, pendidikan, pembinaan umat, dan penguatan nilai kebersamaan, serta bagian dari upaya menghadirkan Jakarta yang semakin inklusif dan
ramah bagi masyarakat.
Lokasi yang berada di kawasan wisata Ancol, masjid ini diharapkan dapat menjadi destinasi wisata religi baru sekaligus memperkaya pengalaman spiritual para pengunjung, serta menjadi ikon baru bagi Kota Jakarta menjadi simbol kebanggaan warga dan Kota Jakarta yang religius sekaligus modern.
Filosofi Desain Masjid Apung An-Nur Jakarta Bangunan masjid seluas 2.241 m2 dibangun di atas laut pantai Ancol Jakarta, di desain oleh arsitek Andra Matin. Dari segi arsitektur, Masjid Apung An-Nur Jakarta terinspirasi oleh
siluet bahtera kapal yang menjadi representasi kekayaan maritim Indonesia.
Konsep tersebut diwujudkan melalui tiga elemen utama, yaitu badan kapal, layar kapal, dan tiangtiang kapal. Secara keseluruhan, bentuk masjid dianalogikan sebagai sebuah bahtera besar yang membawa dan menyebarkan syiar agama Islam.
Sementara itu, apabila dilihat dari siluet denahnya, bangunan masjid menggambarkan bentuk bulan dan bintang yang menjadi salah
satu simbol dalam agama Islam.

Dasar bentuk bangunan yang merepresentasikan bintang memiliki lima sudut, terinspirasi
dari lima rukun Islam. Komposisi bangunan dibagi menjadi lima bagian sebagai simbol lima waktu salat dalam sehari.
Masjid Apung An-Nur Jakarta dibangun mulai 1 Mei 2024 dan telah dinyatakan selesai pada
tanggal 29 Juli 2026. Masjid ini berada di area pengelolaan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Area bangunan memiliki kapasitas untuk 600 jamaah yang terdiri dari 460 untuk ikhwan(pria) dan 140 untuk akhwat (wanita), ditambah area plaza dengan kapasitas 300 jamaah. Jadi total dapat menampung 900 jamaah.
Apresiasi untuk Masyarakat dan Wujud Komitmen Ancol
Hadirnya Masjid Apung An-Nur Jakarta merupakan wujud komitmen Ancol dalam meningkatkan kenyamanan dan pelayanan bagi para pengunjung.
Lebih dari sekadar
fasilitas ibadah, masjid ini diharapkan dapat menjadi ruang yang mempererat hubungan
antara masyarakat, wisatawan, dan lingkungan sekitarnya.
Sebagai apresiasi untuk masyarakat, Manajemen Ancol memberikan kesempatan kepada
pengunjung untuk dapat menikmati sekaligus beribadah ke Masjid Apung An-Nur Jakarta.
Masyarakat dapat mengunjungi Masjid Apung An-Nur Jakarta dengan masuk kawasan Ancol
(Pintu Gerbang Utama) secara gratis mulai tanggal 16 Oktober s/d 31 Oktober 2026, pukul 16.00 – 23.00 WIB.
Akses gratis ini hanya berlaku untuk orang, tidak berlaku untuk tiket kendaraan dan unit
rekreasi lainnya.
Pengunjung dapat melakukan kunjungan dengan reservasi lebih dulu di ancol.com. Bagi pengunjung yang reservasi melalui ancol.com akan mendapatkan voucher diskon di FnB Ancol. Informasi lebih lengkap bisa diakses di www.ancol.com
Sebagai salah satu BUMD strategis milik Pemprov DKI Jakarta berharap Ancol terus
mengembangkan kawasan yang tidak hanya memiliki daya tarik wisata, tetapi juga memiliki
tanggung jawab untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pembangunan kota, juga memberikan kontribusi terhadap kualitas ruang publik, kehidupan sosial, ekonomi
kreatif, budaya, dan kesejahteraan masyarakat.(yons)
