*JAKARTA* — Malam Final Pemilihan Abang None Kota Administrasi Jakarta Barat 2026 digelar di Ballroom Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Jumat (17/7/2026). Ajang tahunan tersebut menjadi momentum untuk memilih generasi muda yang diharapkan mampu menjadi representasi pariwisata, kebudayaan, serta potensi ekonomi kreatif di wilayah Jakarta Barat.
Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemilihan Abang None tidak sekadar seremoni atau ajang kompetisi, melainkan bagian dari upaya melahirkan generasi muda yang cerdas, adaptif, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap budaya dan pembangunan kota.
“Bukan sekadar seremoni atau ajang. Lebih dari itu, malam ini merupakan sebuah momentum untuk melahirkan generasi muda yang cerdas,” ujar Iin dalam sambutannya.

Iin juga menyampaikan apresiasi kepada Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat, panitia penyelenggara, dewan juri, serta seluruh pihak yang terlibat dalam rangkaian proses pemilihan Abang None Jakarta Barat 2026.
Menurutnya, Abang dan None Jakarta Barat memiliki peran penting sebagai wajah pariwisata dan kebudayaan daerah. Terlebih, Jakarta Barat memiliki sejumlah kawasan heritage yang menjadi bagian penting dari kekayaan sejarah dan budaya Jakarta, termasuk kawasan Kota Tua dan Glodok.
“Sebagai Abang dan None Jakarta, kalian adalah wajah pariwisata dan budaya kita,” kata Iin.
Ia menambahkan, Jakarta yang kini bertransformasi menjadi kota global membutuhkan generasi muda yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Selain menguasai teknologi, generasi muda juga dinilai harus memiliki kecintaan terhadap budaya, karakter yang kuat, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Jakarta telah bertransformasi menjadi kota global yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kita membutuhkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan zaman, menguasai teknologi, mencintai budaya, memiliki karakter kuat, serta mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.
Iin berharap para pemenang yang terpilih tidak berhenti pada seremoni penobatan. Menurutnya, gelar tersebut harus menjadi awal dari kontribusi nyata untuk Jakarta Barat dan masyarakat.
“Jangan berhenti hanya pada seremoni penyematan selempang saja. Jadikan ini sebagai awal pengabdian,” ujarnya.
Kepada seluruh finalis, Iin juga berpesan agar tetap bangga atas pencapaian yang telah diraih serta terus mengembangkan potensi dan memberikan kontribusi bagi bangsa dan Kota Jakarta.
“Sesungguhnya semua yang hadir malam ini sebagai finalis sudah menjadi juara di hati saya,” kata Iin.
250 Peserta Ikuti Proses Seleksi
Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat, Sherly Yuliana, mengatakan sebanyak 250 peserta mengikuti proses pendaftaran Pemilihan Abang None Jakarta Barat 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 92 peserta mendaftar sebagai calon Abang dan 158 peserta sebagai calon None.
“Yang mendaftar Abang None Jakarta Barat tahun ini jumlahnya 250 orang, dengan 92 calon Abang dan 158 calon None,” ujar Sherly.
Rangkaian seleksi dimulai pada 6 Juni 2026 di Ruang Muhammad Husni Thamrin, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Barat. Proses tersebut kemudian dilanjutkan dengan sejumlah tahapan, mulai dari seleksi pertama dan kedua, kegiatan road to final, penjurian tengah, hingga malam final.
Menurut Sherly, proses rekrutmen dan seleksi dilakukan secara transparan dengan informasi yang disebarluaskan melalui media sosial Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta serta kanal informasi wilayah.
“Informasinya secara transparan ditampilkan di media sosial Dinas Parekraf Provinsi dan juga di semua wilayah,” jelasnya.
Jadi Mitra Strategis Pemerintah Kota
Sherly menjelaskan, para pemenang Abang dan None Jakarta Barat 2026 nantinya tidak hanya menjalankan peran dalam bidang pariwisata dan kebudayaan.
Selama satu tahun masa tugas, mereka diharapkan dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat sekaligus menjadi juru bicara atau representasi pemerintah dalam berbagai kegiatan.

“Harapannya, selama satu tahun ke depan mereka bertugas sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat. Jadi tidak hanya urusan bidang pariwisata dan kebudayaan saja, tetapi juga sebagai spokesperson bagi Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat,” ungkap Sherly.
Selain itu, pasangan pemenang Abang dan None Jakarta Barat, Wakil I, serta Wakil II akan melanjutkan kompetisi pada tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Malam Final Pemilihan Abang None Jakarta tingkat provinsi direncanakan berlangsung pada 18 September 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta.
Pemilihan Abang None Jakarta Barat 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan figur muda yang memiliki kemampuan komunikasi dan penampilan terbaik, tetapi juga sosok yang mampu membawa semangat generasi muda dalam mempromosikan pariwisata, kebudayaan, ekonomi kreatif, serta berbagai potensi Jakarta Barat di tingkat yang lebih luas.(rafian)
