Maulid Nabi 1448 H di Balekambang, Polda Metro Jaya Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Lindungi Generasi Muda

Berita21 views

MediaPers.com : JAKARTA TIMUR – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang diselenggarakan Majelis Dzikir Asmaul Husna Daarussagaf di Jalan Munggang, RT 004/RW 04, Kelurahan Balekambang, Jakarta Timur, Sabtu (17/10/2026), berlangsung khidmat dan kondusif. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 70 jamaah, sejumlah pejabat Polda Metro Jaya, jajaran Polres Metro Jakarta Timur, serta para tokoh ulama.

Acara yang berlangsung mulai pukul 19.40 hingga 21.45 WIB tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan keimanan, serta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sejumlah pejabat kepolisian yang hadir di antaranya Dirpamobvit Polda Metro Jaya Kombes Pol. Twedy Adhitya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H.; Wadirintlekam Polda Metro Jaya AKBP Eka Basith Syamsuri, S.I.K., M.Si.; serta Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dedy Nurhadi, S.Kom.
Hadir pula sejumlah tokoh ulama, di antaranya Habib Ahmad bin Ali Assegaf, Habib Muhammad bin Ali Assegaf, Habib Sholeh bin Hasan Al-Habsyi, Habib Abdurrahman bin Agil Assegaf, Habib Ali bin Ali Abdul Assegaf, Habib Muhammad bin Ali bin Abdurrahman Assegaf, serta Habib Hud bin Muhammadul Bagir Al-Aththos.

Polisi Ajak Orang Tua Cegah Tawuran
Dalam sambutannya, Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dedy Nurhadi mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing. Ia mengingatkan bahwa tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Dedy secara khusus menyoroti persoalan tawuran yang melibatkan kalangan remaja. Ia meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak terjerumus dalam aksi kekerasan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Menurutnya, peran keluarga, pengurus RT/RW, serta Bhabinkamtibmas sangat penting dalam memberikan pembinaan dan imbauan kepada generasi muda.
Anak-anak dan remaja, lanjutnya, merupakan generasi penerus bangsa yang perlu dijaga dan dibimbing agar tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak dan ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Ceramah Maulid Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kepedulian Sosial

Memasuki acara inti, jamaah mengikuti pembacaan tawasul dan Ratib, dilanjutkan dengan lantunan selawat, pengajian, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta doa Maulid yang dipimpin Habib Sholeh bin Hasan Al-Habsyi.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika panitia melaksanakan pemberian santunan kepada anak yatim. Kegiatan tersebut dilakukan oleh Habib Ali bin Ali Abdul Assegaf dengan didampingi Dirpamobvit dan Wadirintlekam Polda Metro Jaya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan musik hadroh yang menambah kekhusyukan suasana peringatan Maulid Nabi.

Dalam tausiah yang disampaikan pada pukul 21.24 WIB, Habib Muhammad bin Abdul Qualit bin Abdul Rahman Assegaf menekankan pentingnya membangun karakter dan akhlak umat sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Ia mengingatkan bahwa pembangunan bangsa tidak cukup hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga harus disertai pembangunan jiwa, moral, dan karakter masyarakat.

Menurutnya, salah satu tujuan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah memperkuat keimanan serta membentuk umat Islam yang berakhlak mulia dengan meneladani kehidupan Rasulullah.

Dalam ceramahnya, ia mengibaratkan kehidupan bermasyarakat seperti sebuah perahu yang memiliki bagian atas dan bawah. Apabila kelompok yang berada di atas tidak memperhatikan kesulitan orang-orang di bawah, ketimpangan dan ketidakpuasan dapat menimbulkan persoalan yang mengancam keselamatan seluruh penumpang.

Perumpamaan tersebut menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial, keadilan, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Setiap lapisan masyarakat diharapkan saling memperhatikan agar tercipta kehidupan yang harmonis dan terhindar dari perpecahan.

Kegiatan Berakhir Aman dan Kondusif
Rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Majelis Dzikir Asmaul Husna Daarussagaf ditutup dengan doa bersama pada pukul 21.40 WIB.

Seluruh rangkaian acara berakhir pada pukul 21.45 WIB. Berdasarkan laporan kegiatan, situasi selama acara berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif.

Peringatan Maulid Nabi tersebut diharapkan dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan membina generasi muda agar terhindar dari tawuran maupun perilaku negatif lainnya.

Melalui momentum ini, nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, lingkungan masyarakat, maupun kehidupan berbangsa dan bernegara.

Red **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *