Terpilih Jadi Sekjen DPP Gerakan Pemuda Marhaenis Putra Naibaho, sebut Totok Soekarnoputra Figur Pembina dan Inspirator Kader Marhaenis

Berita18,197 views

JAKARTA – Terpilihnya Putra Naibaho sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) periode 2026–2030 membawa optimisme baru bagi kader-kader Marhaenis di berbagai daerah. Putra menilai kepercayaan yang diberikan kepadanya tidak terlepas dari peran Totok Suryawan Soekarnoputra yang selama ini menjadi inspirator, mentor, sekaligus rekan perjuangan dalam proses kaderisasi dan penguatan ideologi Marhaenisme.

Di lingkungan Gerakan Pemuda Marhaenis, Totok Soekarnoputra dikenal sebagai figur yang mampu menjembatani warisan pemikiran Bung Karno dengan tantangan kebangsaan di era modern. Pengalamannya dalam berbagai aktivitas sosial, politik, dan kebangsaan menjadikannya sosok yang dihormati oleh kader di berbagai tingkatan organisasi.

Selain dikenal memiliki karakter kepemimpinan yang terbuka dan komunikatif, Totok juga konsisten mendorong penguatan ideologi Marhaenisme sebagai landasan perjuangan untuk mewujudkan keadilan sosial, kemandirian bangsa, dan keberpihakan kepada rakyat kecil. Komitmen tersebut menjadi salah satu alasan banyak kader menaruh harapan besar terhadap kiprahnya sebagai Dewan Penasehat DPP GPM periode 2026–2030.

“Saya sangat terinspirasi oleh cara beliau menjalani kehidupan. Meskipun lahir dari trah Bung Karno, beliau tidak menunjukkan sikap elitis, melainkan hidup sederhana layaknya rakyat biasa. Bahkan dalam persiapan Kongres XI GPM, beliau secara langsung mendampingi saya mengantarkan proposal dan berbagai surat ke sejumlah instansi pemerintah di Jakarta,” ujar Putra Naibaho di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026).

Menurut Putra, pengalaman tersebut memberikan kesan mendalam sekaligus memperkuat semangat perjuangannya sebagai kader Marhaenis.

“Saya merasa terharu melihat bagaimana beliau membaur dan berjuang bersama kader. Di sela-sela perjuangan itu, banyak gagasan dan pandangan beliau yang membangkitkan semangat perjuangan serta memperkuat kecintaan saya terhadap nilai-nilai kebangsaan,” katanya.

Putra menambahkan, Totok Soekarnoputra juga dikenal sebagai sosok yang aktif memberikan ruang pembelajaran bagi generasi muda melalui berbagai forum diskusi, pendidikan kader, dan kegiatan kebangsaan. Dalam berbagai kesempatan, Totok kerap menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional, memperkuat semangat gotong royong, serta membangun kesadaran politik yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

Kedekatannya dengan kader membuat Totok tidak hanya dihormati sebagai tokoh organisasi, tetapi juga dipandang sebagai teman seperjuangan yang memahami dinamika dan tantangan yang dihadapi generasi muda. Ia juga dikenal mendorong kader untuk mewujudkan nilai-nilai Marhaenisme melalui tindakan nyata, mulai dari penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan masyarakat, hingga partisipasi aktif dalam menjaga demokrasi dan kedaulatan bangsa.

Putra mengungkapkan bahwa dukungan dan bimbingan Totok turut berperan dalam perjalanan dirinya hingga terpilih sebagai Sekretaris Jenderal DPP GPM. Ia mengenang momen menjelang Kongres XI GPM ketika sempat mengalami keraguan untuk menghadiri forum tertinggi organisasi tersebut.

Menurutnya, Totok terus memberikan motivasi agar tetap hadir sebagai bentuk komitmen terhadap persatuan kader GPM dari seluruh Indonesia. Kehadirannya dalam Kongres XI GPM kemudian mendapat dukungan luas dari peserta kongres hingga akhirnya dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal DPP GPM melalui mekanisme musyawarah mufakat.

“Beliau terus menghubungi saya dan memberikan nasihat yang membangkitkan keyakinan untuk tetap hadir dan berjuang bersama kader-kader GPM dari seluruh Indonesia. Dukungan beliau menjadi salah satu energi besar yang menguatkan langkah saya hingga akhirnya dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal DPP GPM,” tuturnya.

Dengan pengalaman, komitmen ideologis, dan kedekatan dengan kader, Totok Soekarnoputra dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai perjuangan Bung Karno di tubuh Gerakan Pemuda Marhaenis. Kader-kader organisasi tersebut berharap semangat Marhaenisme terus berkembang melalui kaderisasi yang kuat, kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat, serta komitmen bersama dalam mewujudkan cita-cita keadilan sosial dan kedaulatan bangsa Indonesia. (rbt/rfn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *