MediaPers.com : JAKARTA BARAT – Bank Sampah RW 08, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, berhasil mengumpulkan sebanyak 60 kilogram sampah anorganik hasil pemilahan warga dan petugas kebersihan selama dua pekan. Sampah tersebut ditimbang dan diangkut oleh Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Sabtu (7/11/2026).
Sampah yang berhasil dikumpulkan didominasi botol dan gelas plastik bekas air mineral serta kardus. Seluruh sampah tersebut telah dipilah sejak dari sumbernya sebelum dikumpulkan melalui program Bank Sampah RW 08.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah, sekaligus mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir (TPA).
Ketua Bank Sampah RW 08, Agustina, mengapresiasi partisipasi warga dan petugas kebersihan yang telah mendukung kegiatan pemilahan sampah di lingkungan setempat.
Ia mengatakan, kegiatan bank sampah tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi terhadap sampah anorganik yang masih dapat dimanfaatkan dan didaur ulang.
“Kami mengapresiasi upaya warga dan pengelola Bank Sampah RW 08 yang telah berkontribusi menjaga kebersihan lingkungan serta memanfaatkan sampah yang masih bernilai ekonomi,” ujar Agustina kepada awak media.
Ia menjelaskan, sampah anorganik yang terkumpul terdiri atas botol plastik, gelas plastik, kaleng, kardus, dan berbagai jenis plastik bekas. Setelah melalui proses penimbangan, sampah tersebut diangkut petugas PPSU menggunakan gerobak untuk selanjutnya diproses sesuai mekanisme pengelolaan sampah.
Menurutnya, keberadaan bank sampah menjadi salah satu solusi untuk mengurangi volume sampah sekaligus membangun kebiasaan masyarakat memilah sampah dari rumah masing-masing.
Di tempat yang sama, Ketua RW 08, Gultom, berharap pengelolaan Bank Sampah RW 08 dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mendukung gerakan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
“Kami berharap pengelolaan Bank Sampah dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mendukung gerakan pemilahan sampah dari sumber sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan,” jelas Gultom.
Melalui program tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah, pengurus wilayah, petugas kebersihan, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan guna mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, serta mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan di wilayah Cengkareng Timur.
Hingga berita ini ditulis, kegiatan pengumpulan dan penimbangan sampah masih berlangsung.
Rham/Red
