Pemprov DKI Gelar Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Gubernur Pramono Serahkan Bantuan Pemutihan Ijazah Rp4,67 Miliar

Berita31 views

MediaPers.com : JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Halaman Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.50 WIB tersebut dihadiri sekitar 1.000 peserta dari unsur pejabat pemerintah daerah, aparatur sipil negara (ASN), instansi terkait, serta undangan lainnya.

Upacara dipimpin oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung selaku Inspektur Upacara, dengan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto sebagai pemimpin kegiatan.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati, Pemuda untuk Indonesia”, sebagai momentum memperkuat persatuan, nasionalisme, serta peran generasi muda dalam pembangunan bangsa.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jakarta Neva Sari Susanti, Sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Subianto, serta perwakilan Polda Metro Jaya, jajaran perangkat daerah Pemprov DKI Jakarta, TP PKK, dan Dharma Wanita Persatuan.

Rangkaian upacara diawali dengan kedatangan Inspektur Upacara, penghormatan, laporan komandan upacara, serta pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, dilaksanakan pembacaan teks Pancasila dan Keputusan Kongres Pemuda Indonesia Tahun 1928.

Dalam kegiatan tersebut, Pemprov DKI Jakarta juga melaksanakan penyerahan ijazah secara simbolis sebagai bagian dari program bantuan pemutihan ijazah bagi warga yang mengalami kendala administrasi pendidikan.
Sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga dibacakan oleh Inspektur Upacara.

Acara kemudian dilanjutkan dengan persembahan lagu nasional Bangun Pemudi Pemuda oleh paduan suara SMA Negeri 78 Jakarta Barat, pembacaan doa, serta penampilan seni bela diri Wushu.

Gubernur DKI Jakarta Sampaikan Program Pemutihan Ijazah
Usai upacara, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung didampingi Sekretaris Daerah dan sejumlah pejabat Pemprov DKI Jakarta menyampaikan keterangan kepada awak media.

Dalam keterangannya, Pramono menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menyalurkan bantuan pemutihan ijazah tahap II Tahun 2026 kepada 2.810 warga dengan total anggaran Rp4.671.693.000 atau sekitar Rp4,67 miliar.

Program tersebut mencakup peserta didik dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), serta Sekolah Luar Biasa (SLB).
Bantuan ini ditujukan untuk membantu masyarakat menyelesaikan permasalahan administrasi pendidikan sehingga ijazah dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

Pemprov DKI Belum Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh
Terkait pelaksanaan aksi unjuk rasa, Gubernur menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta belum memberlakukan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, dan sesuai ketentuan yang berlaku, tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun ketertiban umum.
Mengenai kebijakan Dana Bagi Hasil (DBH), pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), serta kebijakan obligasi, Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan mengikuti keputusan Pemerintah Pusat dengan tetap mempertimbangkan kepentingan bersama, keberlanjutan pembangunan, dan kemampuan keuangan daerah.

Pemprov DKI Siapkan Solusi Keterbatasan Lahan Pemakaman
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menjelaskan upaya pemerintah daerah mengatasi keterbatasan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jakarta.

Langkah yang dilakukan antara lain memfasilitasi relokasi warga yang menempati area pemakaman ke rumah susun milik pemerintah daerah, menyiapkan lahan pemakaman baru, serta menerapkan sistem pemakaman tumpang tindih sesuai ketentuan yang berlaku dan dengan memperhatikan persetujuan pihak keluarga.

Upacara Berlangsung Aman dan Kondusif
Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 selesai dilaksanakan sekitar pukul 08.45 WIB.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Peringatan tersebut diharapkan menjadi momentum bagi generasi muda untuk terus menjaga semangat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta berkontribusi dalam pembangunan Indonesia.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *