Home / Jabodetabek

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:12 WIB

Cap Go Meh 2026 Jadi Simbol Harmoni Jakarta, Pramono Anung Umumkan Museum Peranakan

Sudah di baca : 103 views

JAKARTA – Mediapers.com. Perayaan Cap Go Meh 2026 Jakarta digelar meriah di Pancoran Chinatown Point, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (3/3) sore. Kegiatan budaya tahunan ini menjadi simbol harmonisasi keberagaman Jakarta serta penguatan budaya Tionghoa–Betawi di Ibu Kota.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri langsung perayaan Cap Go Meh 2026 tersebut. Dalam momentum ini, Pramono juga mengundang para mantan Gubernur DKI Jakarta untuk bersama-sama menyaksikan kemeriahan acara. Tampak hadir Sutiyoso, Fauzi Bowo, Djarot Saiful Hidayat, Anies Baswedan, hingga Teguh Setyabudi.

Kehadiran para mantan Gubernur DKI Jakarta dalam perayaan Cap Go Meh di Pancoran Chinatown Point menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan dan pembangunan di Jakarta dari masa ke masa.

Selain itu, turut hadir Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, serta Yenny Wahid.

Harmoni Budaya Tionghoa–Betawi

Perayaan Cap Go Meh 2026 di Pinangsia ini menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya, mulai dari atraksi barongsai, panggung hiburan, hingga ondel-ondel sebagai ikon budaya Betawi. Perpaduan budaya Tionghoa dan Betawi tersebut mempertegas wajah Jakarta sebagai kota inklusif yang menjunjung tinggi toleransi dan persatuan.

Baca Juga   Brimob Polda Metro Jaya Santuni 17 Anak Yatim dan Gelar Doa Bersama di Masjid At-Taubah Kwitang

Dalam sambutannya, Pramono Anung menegaskan bahwa Cap Go Meh 2026 Jakarta menjadi bukti nyata harmonisasi keberagaman di Ibu Kota.

“Perayaan ini menunjukkan bahwa Jakarta adalah rumah bagi semua. Keberagaman bukan hanya dirayakan, tetapi dijaga dan dirawat bersama,” ujarnya.

Museum Peranakan Jakarta Barat

Pada kesempatan tersebut, Pramono juga mengumumkan rencana pembangunan Museum Peranakan Jakarta Barat yang berlokasi di Jalan Keadilan. Museum Peranakan ini akan menjadi simbol identitas Jakarta yang inklusif dan berakar pada sejarah multikulturalnya.

Menurutnya, Museum Peranakan Tionghoa tidak hanya berfungsi sebagai ruang edukasi sejarah dan budaya, tetapi juga sebagai destinasi wisata baru di Jakarta Barat yang dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Jakarta memiliki sejarah panjang akulturasi budaya. Museum ini akan menjadi ruang belajar sekaligus kebanggaan bersama,” kata Pramono.

Baca Juga   Tangis Haru Ibu Marlina, Satlantas Jakbar Belikan Tiket Pulang Usai Kehilangan Dompet

Proyek Strategis DKI 2026

Selain pembangunan Museum Peranakan Jakarta, Pemprov DKI Jakarta juga melanjutkan sejumlah proyek strategis DKI 2026. Di antaranya pembangunan jembatan penghubung Jakarta International Stadium (JIS) dengan Ancol, pembangunan rumah sakit internasional di lahan RS Sumber Waras, serta pembongkaran tiang monorel yang mangkrak.

Pemprov DKI Jakarta juga akan meresmikan Taman Bendera Pusaka pada 14 Maret 2026 sebagai tambahan ruang terbuka hijau bagi masyarakat.

“Ruang terbuka publik harus terus diperbanyak agar masyarakat memiliki ruang interaksi yang sehat dan produktif,” ujar Pramono.

Ketua Panitia Cap Go Meh 2026, Anwar Budiman, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov DKI Jakarta atas dukungan terhadap terselenggaranya perayaan Cap Go Meh di Pancoran Chinatown Point.

Perayaan Cap Go Meh 2026 Jakarta ini ditutup dengan rangkaian pertunjukan seni budaya yang disambut antusias warga, sekaligus menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga harmonisasi keberagaman Jakarta melalui penguatan budaya Tionghoa Betawi. (red/rfn)

Share :

Baca Juga

Jabodetabek

Audiensi PWI Jakarta Barat dengan Kesbangpol Jakbar, Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

Jabodetabek

Halal Bihalal Perkumpulan Keluarga Kabupaten Tegal Slawi Ayu (PKKT-SA) di Jakarta Timur, Bupati Tegal Dorong Wisata Guci Mendunia

Jabodetabek

Wali Kota Jakarta Barat Pimpin Kerja Bakti Massal di Jembatan Lima, Fokus Atasi Sumbatan Saluran Air

Jabodetabek

Dibuka Wali Kota Jakarta Barat, Lebaran Betawi 2026 Pegadungan Jadi Magnet Ribuan Warga

Jabodetabek

Federasi Tinju Profesional Indonesia Dukung Promotor Maluku untuk Gelar Sabuk Emas Presiden RI ke-III di Era Prabowo

Jabodetabek

Kebersamaan Hangat Warnai Halal Bi Halal Forum Wartawan Jaya Indonesia di Ragunan

Jabodetabek

Kredibilitas Sudis CKTRP Jakarta Barat di Pertaruhkan, Plang Izin PBG di Duga Palsu Hilang di Telan Bumi

Jabodetabek

Lurah Pegadungan Klarifikasi Penanganan Sampah dan Bangunan Liar di Jalan Jambu Air