JAKARTA – Pertandingan tinju profesional bertajukberlangsung sengit di Auditorium Bung Karno, LPP TVRI, Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Ajang yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia tersebut menghadirkan sejumlah partai tinju profesional. Pada partai kedua, dua petinju kelas bulu 57,5 kilogram saling berhadapan dalam pertarungan yang dijadwalkan berlangsung empat ronde.
Petinju dari sudut biru, Raimundus Noka Jr., tampil menghadapi Jefry Tanjung yang berada di sudut merah.
Raimundus Noka Jr. merupakan petinju kelahiran Tual, 17 Januari 2001. Petinju berusia 25 tahun itu memiliki tinggi badan 172 sentimeter, berat 57,1 kilogram, dan jangkauan 86 sentimeter.
Raimundus dikenal memiliki gaya bertanding counter boxer. Ia merupakan petinju peringkat ketiga nasional dari Victory Target Boxing Camp Jakarta.
Dalam pertandingan tersebut, Raimundus didampingi Manager Victory Target GC Jakarta Bryan Sumilat serta pelatih M. Bawali dan Fransiscus Nono Raimundus Noka Jr.
Sementara itu, Jefry Tanjung merupakan petinju kelahiran Dumai, 14 Juli 1987. Petinju berusia 39 tahun tersebut memiliki tinggi badan 166 sentimeter, berat 57,1 kilogram, dan jangkauan 83 sentimeter.
Jefry yang berasal dari Haweka Boxing Camp Bogor tercatat sebagai petinju peringkat kedua nasional. Ia mengandalkan gaya bertanding fighter slugger dan didampingi Manager Haji Welikoto, S.H., M.H., serta pelatih Haji Welikoto dan Beni Panzer Pamela.
Raimundus Noka Jr. Hentikan Pertandingan di Ronde Pertama
Pertarungan kedua petinju berlangsung dengan tempo tinggi sejak bel pertama dibunyikan. Keduanya terlibat jual beli pukulan dalam duel kelas bulu 57,5 kilogram tersebut.
Memasuki ronde pertama, Raimundus mampu memberikan tekanan melalui kombinasi pukulan yang membuat pertarungan berlangsung sengit. Jefry berusaha memberikan perlawanan dengan gaya bertarung agresifnya.
Namun, Raimundus akhirnya mampu mengakhiri pertandingan lebih cepat dari jadwal. Wasit menghentikan pertarungan pada ronde pertama setelah 2 menit 50 detik.
Raimundus Noka Jr. dinyatakan menang Technical Knockout (TKO) pada ronde pertama atas Jefry Tanjung.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi hasil dari partai kedua FTPI Ultimate Clash yang digelar di Auditorium Bung Karno, LPP TVRI, Jakarta.
Raimundus Noka Jr Ungkap Kekecewaan sebelum pertandingan
Raimundus Noka Jr. mengaku kemenangan atas Jefry Tanjung menjadi jawaban atas kekecewaan yang sempat dirasakannya sebelum pertandingan.
Petinju asal Tual tersebut mengatakan, pertandingan sebelumnya yang dijadwalkan pada 27 Agustus batal ketika proses weigh-in akan dilakukan. Kondisi itu membuat dirinya dan tim sempat mengalami kekecewaan karena telah mempersiapkan diri untuk bertanding.
“Pertama kita kecewa, karena pertandingan itu di tanggal 27. Pada saat kita mau weigh-in, dibatalkan. Kita drop,” kata Raimundus seusai pertandingan.

Menurut dia, pembatalan tersebut tidak membuat persiapan yang telah dilakukan menjadi sia-sia. Sebaliknya, rasa kecewa itu dijadikannya sebagai motivasi untuk membuktikan kemampuan di atas ring.
“Kita semua atlet punya kesiapan, tapi kita drop. Kita punya rasa kecewa. Tapi dengan rasa kecewa itu saya membuktikan malam ini dengan TKO,” ujarnya.
Raimundus juga memberikan apresiasi kepada Jefry Tanjung yang menurutnya tetap memberikan perlawanan terbaik meski berstatus sebagai petinju pengganti.
“Saya terima kasih banyak kepada lawan. Sekalipun dia pengganti, tapi dia masih kasih yang terbaik buat malam ini,” katanya.
Bersyukur atas Kemenangan
Raimundus mengawali tanggapannya dengan mengucapkan syukur atas kemenangan yang diraihnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada promotor yang telah memberikan wadah bagi para petinju untuk menunjukkan kemampuan mereka.
“Kalau kemenangan hari ini, puji Tuhan. Terima kasih banyak karena ini semua oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” ucapnya.
Ia berharap ajang serupa dapat terus digelar sehingga para atlet tinju profesional memiliki kesempatan untuk mengembangkan karier dan menunjukkan prestasi.
Raimundus juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen dan keluarga besar Victory Target, para pelatih, rekan-rekan, serta kedua orang tua dan keluarga besar yang memberikan doa dan dukungan.
Menurutnya, kemenangan tersebut tidak terlepas dari proses latihan dan dukungan tim. Ia menyebut sejumlah pelatih yang membantunya mempersiapkan pertandingan, di antaranya Coach Dick, Abang Zai, Abang Sajiro, serta Fransiscus Nono.
“Puji Tuhan karena bimbingan dari coach-coach saya, dengan semuanya, rekan-rekan saya, suporternya dari belakang dengan doanya juga,” tuturnya.
Bidik Sabuk Nasional
Setelah meraih kemenangan TKO pada ronde pertama, Raimundus langsung memasang target berikutnya. Petinju peringkat ketiga nasional tersebut membidik gelar juara nasional.
“Target ini saya minta sabuk nasional,” tegas Raimundus.
Untuk mewujudkan target tersebut, ia mengaku akan meningkatkan intensitas latihan. Raimundus bertekad menjalani persiapan lebih keras dan lebih giat menghadapi pertandingan berikutnya.
“Persiapan saya lebih keras lagi dan lebih giat lagi. Pelatihan saya lebih kuat lagi untuk pertandingan berikutnya,” katanya.
Ia juga berharap dukungan sponsor dan kesempatan bertanding kembali dapat terbuka, termasuk melalui penyelenggaraan ajang tinju profesional berikutnya.
Raimundus menutup keterangannya dengan menyampaikan harapan agar para atlet kembali mendapatkan wadah untuk bertanding dan mengembangkan karier di dunia tinju profesional(rfn)
