Cegah Kebakaran dari Rumah, Pemkot Jakbar Kickoff Gerakan Keluarga Jakarta untuk Cegah Kebakaran di Duri Utara

Berita6,593 views

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran melalui edukasi dan simulasi kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Kickoff Gerakan Keluarga Jakarta untuk Cegah Kebakaran yang digelar di wilayah Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (18/8/2026)

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, didampingi Asisten Pemerintahan (Aspem) Jakarta Barat Holi Susanto. Simulasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran sekaligus memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan dan penanganan awal ketika terjadi keadaan darurat.

Kegiatan turut dihadiri anggota DPRD DKI Jakarta Komisi A dari Fraksi PDI Perjuangan, Camat Tambora, serta para lurah se-Kecamatan Tambora dan unsur terkait lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, warga diberikan edukasi mengenai berbagai potensi penyebab kebakaran yang kerap terjadi di lingkungan permukiman, termasuk pentingnya kewaspadaan terhadap penggunaan listrik, kompor, serta sumber api lainnya.

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menekankan bahwa upaya pencegahan kebakaran tidak dapat hanya mengandalkan petugas pemadam kebakaran. Kesadaran dan kepedulian masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya kebakaran sejak dini.

“Pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab kita bersama. Pemerintah, petugas, dan masyarakat harus memiliki kepedulian serta kesiapsiagaan untuk mengenali potensi bahaya di lingkungan masing-masing,” ujar Iin dalam kegiatan tersebut.

Ia juga mendorong agar edukasi mengenai pencegahan kebakaran dilakukan secara berkelanjutan dan diturunkan hingga tingkat RT dan RW. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan simulasi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, masyarakat juga perlu memahami tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat. Selain mengetahui cara melakukan pencegahan, warga diharapkan tidak panik dan mampu mengambil langkah awal yang tepat sembari menunggu bantuan petugas.

“Gerakan ini harus terus dilaksanakan secara berjenjang. Mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan sampai lingkungan masyarakat. Harapannya, semakin banyak warga yang memahami cara mencegah dan menghadapi kebakaran,” katanya.

Sementara itu, keberadaan unsur pemerintah wilayah, anggota DPRD, jajaran kecamatan dan kelurahan dalam kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas unsur dalam membangun budaya sadar kebakaran di tengah masyarakat.

Kegiatan simulasi juga menjadi sarana untuk mengukur kesiapsiagaan warga sekaligus memperkuat koordinasi antara masyarakat dengan unsur pemerintah dan petugas terkait apabila terjadi keadaan darurat.

Melalui Gerakan Keluarga Jakarta untuk Cegah Kebakaran, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi kebakaran dapat diminimalisasi.

Edukasi yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu membentuk masyarakat yang lebih tanggap, peduli, dan siap melakukan pencegahan kebakaran, khususnya di wilayah permukiman padat seperti Kecamatan Tambora.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, gerakan tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan Jakarta Barat yang lebih aman, tanggap, dan siap menghadapi potensi bencana kebakaran.(yus/pwijb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *