Jakarta – MediaPers.com | Personel Brimob Batalyon A Pelopor Polda Metro Jaya menggelar patroli rayonisasi pada Jumat hingga Sabtu dini hari (27–28/3/2026) di wilayah hukum Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) seperti aksi geng motor, tawuran warga, hingga kejahatan jalanan 3C.
Patroli diawali dengan apel kesiapan sebelum tim bergerak menyisir sejumlah titik rawan serta melaksanakan strong point di beberapa lokasi strategis yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi pada malam hingga dini hari.

Patroli Fokus Antisipasi Geng Motor dan Kejahatan Jalanan
Selama pelaksanaan patroli rayonisasi, personel Brimob secara aktif menyambangi titik-titik yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas, sekaligus melakukan pemantauan situasi keamanan di lapangan.
Langkah ini merupakan bagian dari patroli preventif untuk menekan angka kriminalitas serta mencegah potensi tawuran dan aksi geng motor yang kerap terjadi pada jam rawan.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan bahwa patroli rayonisasi merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah potensi gangguan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Situasi Wilayah Terpantau Aman dan Kondusif
Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah yang dilalui personel patroli terpantau aman dan kondusif tanpa ditemukan adanya aksi tawuran maupun aktivitas geng motor.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan, menghindari aktivitas yang berpotensi melanggar hukum, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan hal mencurigakan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan nyaman.
Patroli rayonisasi akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.(red/hdn/rfn)














