Disela Pattimura Big Fight 2026, Lelang Amal untuk Elias Pikal Digelar

Berita, Sport2,307 views

JAKARTA — Di sela penyelenggaraan ajang tinju Pattimura Big Fight 2026, panitia menggelar lelang amal bertajuk Memoria for Elias Pikal di Auditorium TVRI, Senayan, Jakarta, Jum’at (29/5/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan dan kepedulian terhadap legenda tinju Indonesia, Elias Pikal, yang pernah menorehkan sejarah sebagai juara dunia tinju pertama Indonesia.

Acara dihadiri sejumlah tokoh tinju nasional, promotor, pejabat pusat maupun daerah, hingga para dermawan dari berbagai wilayah di Indonesia. Ketua Umum FTPI, Neneng A Tuty S.H., membuka rangkaian lelang dengan memberikan mandat pelaksanaan kepada Basuki dan Simon sebagai pemimpin acara lelang di atas ring.

Dalam sambutannya, Basuki menyampaikan bahwa kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap jasa Elias Pikal bagi dunia olahraga Indonesia.

“Di hadapan kita telah hadir seorang petinju legendaris, abang kita, saudara kita, Bapak Elias Pikal. Ini bentuk kepedulian dari acara ini. Mudah-mudahan ada manfaat buat beliau yang sudah berjasa di dunia tinju, khususnya untuk bangsa dan negara,” ujar Basuki.

Lelang malam itu menampilkan sebuah lukisan perjalanan karier Elias Pikal yang telah ditandatangani langsung oleh sang legenda. Penawaran berlangsung terbuka dengan antusiasme tinggi dari para tamu undangan.

Harga penawaran dimulai dari Rp5 juta dan terus meningkat hingga mencapai Rp50 juta. Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, akhirnya menjadi pemenang lelang dengan nilai tertinggi tersebut.

“Terkunci di angka Rp50 juta. Ini bentuk kepedulian kita semua kepada putra terbaik bangsa yang telah mengharumkan nama Indonesia di bidang tinju,” kata Basuki saat menutup proses lelang.

Dalam kesempatan itu, promotor tinju internasional Indonesia, Nikolas Johan Kili-Kili, mengajak pemerintah dan masyarakat untuk memberi perhatian lebih kepada para mantan atlet berprestasi yang telah pensiun.

“Kami berharap petinju-petinju legendaris yang berprestasi mendapat perhatian dari pemerintah, khususnya pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia juga menyebut sejumlah nama petinju nasional yang telah mengharumkan nama Indonesia di level internasional, seperti Nico Thomas, M. Rahman, Chris John, dan Daud Yordan.

Acara ditutup dengan penyerahan simbolis lukisan kepada Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa sebagai pemenang lelang. Panitia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bentuk penghargaan nyata bagi Elias Pikal sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan mantan atlet nasional (rafian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *